Sukses

Langkah Awal Mengajari Anak Belajar Menulis

Menstimulasi atau mengajari anak belajar menulis memang gampang-gampang susah. Tapi jangan khawatir, ikuti langkah-langkah ini untuk memudahkan Bunda!

Menulis di tahap awal mungkin kelihatan sebagai hal yang sangat sulit untuk dipelajari oleh anak Memang benar, memperkenalkan sesuatu yang baru padanya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tapi, Bunda sebagai orangtua jangan cepat menyerah begitu saja jika hal itu terjadi pada Bunda maupun anak

Untuk sebagian orangtua, mengajarkan menulis pada anak merupakan hal yang susah. Namun, ada sebagian lagi yang merasa bahwa ini bukanlah sesuatu yang sulit. Sebenarnya, jika konstan diajarkan tanpa menyerah kepada anak dengan cara yang menyenangkan, hal yang baru tersebut tidak akan mudah dilupakan anak. Ia akan terus-menerus mengingatnya dengan baik.

Pada zaman yang serba modern ini, menulis kadang bisa terkalahkan dengan hal yang berbau gadget. Kadang karena terbiasa dengan gadget, anak akan malas belajar untuk menulis. Karena dianggapnya lebih menyulitkan dibanding mereka bermain-main gadget, yang dengan mudahnya hanya disentuh dapat memberikan tulisan.

Lalu, bagaimana cara menstimulasi anak untuk belajar menulis?

  1. Buatlah ruangan belajar anak sedemikian rupa hingga ia betah berada di ruangan tersebut. Tetapi, jangan beri mainan sedikitpun agar konsentrasi tidak terpecah kepada mainan yang sedang di dekat anak.
  2. Berikan alat tulis termasuk meja dan kursi kesukaan anak. Dengan membeli buku dan pensil serta perlengkapan yang sesuai dengan kesukaan anak, ia akan terdorong untuk menggunakan alat-alat tersebut.
  3. Buat jadwal setiap hari untuk belajar menulis. Dengan jadwal yang rutin, anak tidak akan dengan mudah lupa dengan apa yang dipelajarinya dari hari ke hari.
  4. Cobalah games tebak gambar, yakni dengan menuliskan jawaban dari gambar yang telah Bunda buat atau Bunda tunjuk dari sebuah buku.
  5. Beri kebebasan kepada anak untuk menceritakan hal-hal yang terjadi di sekolah tiap harinya dalam tulisan. Jangan sungkan untuk memberikan anak pujian, hingga ia berkeinginan untuk terus menuliskan cerita setiap hari.
  6. Beri dukungan dan hindari menggurui. Apa pun yang anak ingin tuliskan, biarkan mereka menulis. Jangan terlalu mendikte apa yang harus ditulis oleh anak.

0 Komentar

Belum ada komentar