Sukses

Temukan Gaya Belajar yang Tepat untuk Anak

Seperti apakah tipe anak Bunda, apakah ia periang dan tidak bisa diam atau pendiam? Karakternya akan menentukan gaya belajar yang cocok untuk dirinya. Baca selengkapnya di sini.

Dengan mengetahui gaya belajar anak, Bunda bisa mengoptimalkannya dengan baik agar ia dapat berprestasi. Cara terbaik untuk memahami tentang gaya belajar anak adalah dengan mengamati apa yang ia lakukan selama ini. Seperti apakah anak yang aktif dan sering berpindah-pindah atau tidak mau diam? Lebih suka membaca dan menggambar ataukah lebih suka untuk diberitahu secara lisan?

Gaya belajar ada yang dibagi dengan tiga jenis (visual, auditory, dan physical learner yaitu menggabungkan taktil dengan kinestetik), dan ada juga yang membaginya dengan empat jenis. Berikut penjelasannya:

Visual (belajar melalui melihat):

  • Anak cenderung senang mengamati ekspresi wajah orangtua atau guru dan senang dengan tulisan ataupun gambar.
  • Terlalu banyak gerakan atau tindakan di kelas dapat menyebabkan gangguan konsentrasi.

Auditory (belajar melalui pendengaran):

  • Anak senang belajar kelompok atau berdiskusi, berpartisipasi dalam diskusi.
  • Anak senang mendengarkan Bunda membacakan materi pelajarannya, sedangkan ia asyik bermain, namun sebenarnya ia mendengarkan dan menyerap ilmu pengetahuan dengan mendengarkan.
  • Lebih suka mendengarkan penjelasan guru, jika terlalu bising akan sulit berkonsentrasi.
  • Taktil (belajar melalui sentuhan).
  • Lebih suka mencoret, menulis dan menggambar dalam membantu menyimpan pengetahuan.

Kinestetik (belajar melalui melakukan sesuatu sambil bergerak)

  • Sulit diam dan senang bergerak.
  • Bantulah ia menjelajahi dunia fisiknya, yakni dengan belajar sambil bergerak. Seperti jika ingin menjelaskan proses terjadinya kupu-kupu, biarkan anak menggunting gambar, menempelkannya dan mengurutkannya sambil Bunda jelaskan proses terjadinya kupu-kupu.
    Senang dengan media seperti balok, kubus, dan material lainnya untuk digunakan dalam belajar memahami pengetahuan.
Menurut Mel Levine, MD, profesor kesehatan anak dari University of North Carolina, orangtua sebaiknya mengevaluasi gaya belajar anak pada saat ia memasuki usia 6 atau 7 tahun. Dengan memahami gaya belajar anak, maka akan lebih mudah bagi Bunda untuk mengeksplorasi kemampuannya dengan optimal.

0 Komentar

Belum ada komentar