Sukses

Siasati Kaki Bengkak Saat Hamil dengan Cara Ini

Kaki bengkak saat hamil adalah keluhan yang sering kali terjadi pada ibu hamil. Berikut cara menyiasati kaki bengkak yang Anda alami.

Kaki bengkak saat hamil merupakan keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil. Kondisi ini biasanya mulai terlihat pada minggu ke-22 sampai 27 kehamilan, dan bertahan sampai masa melahirkan. 

Namun, jangan khawatir, ada banyak cara untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil. Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

1 dari 3 halaman

Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Selama masa kehamilan, tubuh memproduksi darah dan cairan tubuh lebih banyak. Pertambahan ini mencapai 50 persen dari jumlah aslinya untuk menunjang kebutuhan perkembangan bayi di dalam kandungan. 

Selain itu, semakin membesarnya janin, semakin meningkat pula tekanan pada pembuluh darah. Oleh sebab itu, darah cenderung mengumpul di tubuh bagian bawah. Pengumpulan cairan di kaki akan semakin jelas terlihat pada sore hari, terutama ketika Anda melewatkan banyak waktu dengan berdiri.

Ibu hamil umumnya mengalami pengumpulan darah di kaki. Jadi, bisa dikatakan bahwa tidak ada cara menghilangkan kaki bengkak saat hamil.

Kondisi kaki yang membengkak saat hamil memang menjadi bagian dari proses normal kehamilan. Karena itu, cara mengobati kaki bengkak saat hamil juga bukan dengan obat-obatan.

Artikel Lainnya: Hidung Membesar Saat Hamil, Kok Bisa?

Meski demikian, Anda tetap dapat mengurangi keluhan bengkak di kaki. Berikut adalah cara mengurangi kaki bengkak saat hamil:

  • Ketika mengalami kaki bengkak saat hamil, beristirahatlah dengan berbaring sejenak.
  • Kurangi pembengkakan dengan mengangkat kedua kaki lebih tinggi dari posisi jantung.
  • Hindari duduk atau berdiri terlalu lama. Selingi dengan berjalan untuk menjaga aliran darah agar tidak terkumpul di anggota gerak tubuh bagian bawah.
  • Hindari menyilangkan kaki saat Anda duduk.
  • Saat Anda duduk, jangan lupa untuk sering meregangkan kaki, lalu putar tumit dan gerakkan jari-jari kaki Anda. Menggerakkan otot kaki secara rutin adalah cara mengatasi kaki bengkak saat hamil yang efektif. 
  • Gunakan sepatu yang nyaman dan tidak sempit.
  • Gunakan stocking khusus ibu hamil untuk mencegah penggumpalan darah di area sekitar kaki.
  • Kurangi asupan garam pada makanan (salah satu contoh makanan tinggi garam adalah makanan cepat saji).
  • Ketika tidur, ambil posisi berbaring ke kiri untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah balik besar yang ada di dinding perut. Letak vena cava berada di sisi kanan, jadi berbaring ke sisi kiri dapat mengurangi tekanan pada pembuluh darah tersebut.
  • Hindari terlalu banyak asupan kafein.
  • Konsumsi cukup air putih guna membantu tubuh untuk mempertahankan cairan di dalam tubuh.
  • Hindari bepergian terlalu lama jika cuaca sangat panas dan terik.
  • Rutin berolahraga, seperti berjalan dan berenang.

Artikel Lainnya: Cara Tepat Mengatasi Sering Kencing pada Ibu Hamil

2 dari 3 halaman

Kondisi Kaki Bengkak Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Meskipun kaki bengkak saat hamil umumnya kondisi yang normal, Anda tetap perlu waspada. Pasalnya, terdapat beberapa kondisi kaki bengkak yang terkait dengan penyakit medis.

Berikut adalah tanda-tanda yang harus Anda waspadai:

  1. Pembengkakan di Wajah dan Tangan

Bila pembengkakan juga terjadi di daerah wajah (terutama mata) dan tangan, maka Anda perlu waspada. Kejadian ini bisa saja merupakan salah satu gejala preeklampsia.

Kondisi ini semakin mungkin terjadi bila dibarengi dengan gejala penyerta, seperti:

Preeklamsia adalah sebuah komplikasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) dan tanda-tanda kerusakan organ, misalnya kerusakan ginjal yang ditunjukkan dengan tingginya kadar protein pada urine. 

Preeklamsia yang tidak disadari bisa berkembang menjadi eklampsia, suatu kondisi medis serius yang mengancam keselamatan ibu hamil dan janin di dalam kandungannya.

Artikel Lainnya: Tidak Mual Saat Hamil, Apakah Ini Normal?

  1. Bengkak Hanya Terjadi di Salah Satu Kaki

Bengkak hanya di sebelah kaki adalah gejala yang cukup mengkhawatirkan karena bisa menjadi tanda terjadinya pembekuan darah. Kondisi ini semakin dicurigai ketika bengkak sebelah kaki disertai dengan rasa nyeri.

Bila gumpalan darah menyebar sampai ke organ-organ vital, seperti jantung, otak, atau paru-paru, maka kondisi ini bisa mengancam nyawa sang ibu dan janin yang ada di dalam kandungannya.

  1. Pembengkakan Terjadi secara Tiba-Tiba atau Ekstrem

Bila pembengkakan terjadi dengan cepat, maka kondisi ini harus diperiksakan kepada dokter. Apalagi ketika pembengkakan yang terjadi menghasilkan ukuran yang ekstrem. Gangguan organ ginjal adalah salah satu kemungkinan yang mendasari gejala tersebut.

  1. Kaki Bengkak Disertai Nyeri Dada dan Sesak Napas

Jika kondisi kaki bengkak saat hamil disertai kedua gejala ini, kemungkinan telah terjadi gangguan pada jantung Anda. Oleh karena itu, kondisi ini harus diwaspadai dan ditangani dengan segera.

Ternyata, ada banyak cara untuk mengatasi kaki bengkak saat hamil. Meskipun tidak dapat dihilangkan seratus persen, Anda masih bisa melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan kenyamanan dan mengurangi keparahan kondisi tersebut.

Selain itu, pahami pula beberapa kondisi yang harus diwaspadai ketika menghadapi kaki bengkak saat hamil. Anda juga bisa mengonsultasikan kondisi Anda kepada dokter lewat fitur Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar