Sukses

Menu Sarapan Sehat untuk Anda yang Diet

Sarapan sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Lalu, apa menu sarapan yang tepat untuk Anda yang sedang berdiet?

Anda tentu sering mendengar saran turun-temurun dari orangtua yang mengatakan bahwa sarapan merupakan waktu makan yang paling penting dalam sepanjang hari. Jadi jangan pernah melewatkan sarapan.

Terkadang kita melewatkan sarapan dengan alasan sibuk, tidak sempat, malas mencari sarapan atau sedang diet. Namun ternyata sarapan memiliki segudang manfaat, terlebih bagi Anda yang sedang berdiet:

  • Mengurangi keinginan mengemil

Pukul 11 pagi sering kali merupakan waktu yang "kritis". Mau sarapan sudah telat, mau makan siang kok masih tanggung. Lalu apa solusinya? Tak lain dan tak bukan, Anda pasti akan mengemil. Cobalah luangkan waktu untuk sarapan sebelum mulai beraktivitas, sehingga keinginan mengemil Anda pasti juga akan menjadi berkurang.

  • Mengisi energi

Selama Anda tidur, tubuh Anda tidak diisi makanan selama berjam-jam dan metabolisme Anda juga akan melambat. Dengan sarapan, Anda akan mengembalikan metabolisme tubuh pada kecepatan semula. Anda pun akan menjadi lebih berenergi.

  • Wajib sarapan jika sedang diet

Diet bukanlah alasan untuk Anda melewatkan sarapan. Seperti dijelaskan sebelumnya, sarapan dapat mempercepat metabolisme Anda dan tubuh Anda juga akan membakar kalori lebih cepat saat beraktivitas. Tentu diimbangi dengan berolahraga juga, ya!

  • Meningkatkan konsentrasi

Apa pun aktivitas Anda, baik itu pergi ke sekolah, kuliah, mengantar anak sekolah atau bekerja, sarapan ternyata dapat meningkatkan konsentrasi dan fokus Anda dalam beraktivitas.

Sarapan yang sehat dan bergizi sebaiknya terdiri dari karbohidrat yang lambat dicerna (misalnya buah, gandum, produk olahan susu rendah lemak) yang diimbangi dengan protein (contohnya telur, keju, tahu). Kuncinya adalah ganti sarapan Anda yang tinggi lemak seperti pisang goreng atau nasi uduk, menjadi sarapan yang lebih tinggi serat dan protein. Hal ini akan membuat Anda kenyang lebih lama dan mengerem keinginan mengemil Anda.

Beberapa contoh sarapan yang rendah kalori (<300 kalori) adalah serealia gandum dengan buah-buahan dan segelas susu rendah lemak, roti gandum dengan keju rendah lemak, potongan buah segar dengan yoghurt rendah lemak, smoothies (dengan susu rendah lemak) buah dan sayuran, serta oatmeal dengan taburan buah.



0 Komentar

Belum ada komentar