Sukses

Kadar Kolesterol Naik-Turun? Lakukan Ini!

Untuk membantu menstabilkan kolesterol yang naik-turun, ini yang perlu Anda lakukan.

Mengendalikan kadar kolesterol agar tidak terlalu tinggi adalah hal yang wajib dilakukan setiap orang. Ini untuk mencegah meningkatnya risiko penyakit mematikan, seperti penyakit jantung dan stroke.

Namun ada kalanya, kadar kolesterol tidak dapat terus-menerus stabil. Kadang naik, kadang turun. Pernah mengalaminya? Jangan langsung panik.

Untuk mengontrol kolesterol yang naik-turun, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk mengonsumsi obat antikolesterol. Namun ini hanya berlaku bagi Anda yang memiliki kondisi tertentu.

Kondisi tersebut antara lain:

  1. Berpenyakit penyakit jantung koroner
  2. Menderita stroke
  3. Melakukan operasi pasang ring jantung
  4. Melakukan operasi bypass koroner
  5. Memiliki kadar kolesterol jahat (LDL) di atas 190 mg/dL
  6. Berpenyakit diabetes mellitus
  7. Memiliki tekanan darah tinggi
  8. Merokok

Lain halnya apabila Anda tidak memiliki kondisi yang demikian. Kadar kolesterol yang naik-turun dapat diperbaiki hanya dengan berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat saja.

Berolahraga dapat membantu menstabilkan kadar kolesterol di dalam tubuh dengan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Begitu juga halnya dengan pola hidup sehat.

Jenis olahraga yang baik untuk menstabilkan kolesterol yang naik-turun adalah berjalan, lari santai, senam, berenang, dan bersepeda. Anda juga disarankan untuk berolahraga setidaknya 3-5 kali seminggu, selama 30 menit.

Sedangkan pola hidup sehat yang dapat Anda terapkan untuk menstabilkan kolesterol yang naik-turun adalah dengan:

  • Menghindari dan batasi makanan yang digoreng
  • Banyak makan sayur dan buah-buahan
  • Makan ikan laut, seperti salmon dan tuna dua kali seminggu
  • Menambahkan olive oil dan bawang putih dalam sebagai penyedap
  • Mempertahankan berat badan ideal
  • Mengonsumsi 2 gram plant stanol ester, 2 kali sehari

Langkah di atas dapat juga diikuti apabila Anda sudah minum obat antikolesterol, namun kadarnya tetap sulit dikendalikan. Setidaknya dapat membantu Anda mencapai kadar kolesterol optimal tanpa perlu menambah dosis obat menjadi lebih tinggi.

Jika cara di atas masih belum bisa menstabilkan kadar kolesterol naik-turun, segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.

(NB/RH)

Baca Juga:

1 Komentar