Sukses

Haruskah Konsumsi Obat Antikolesterol Seumur Hidup?

Kadar kolesterol yang tinggi biasanya mengharuskan seseorang untuk minum obat antikolesterol. Tapi, harus berapa lama mengonsumsinya?

Kolesterol yang tinggi terkadang memaksa seseorang untuk minum obat antikolesterol. Tidak bisa dimungkiri, obat-obatan memang terapi pasti yang dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol di dalam tubuh.

Obat antikolesterol memang dapat membantu seseorang mencapai nilai kolesterol optimal. Apalagi bila orang tersebut pernah terkena stroke atau serangan jantung.

Pasalnya, obat antikolesterol memiliki khasiat lebih dari sekedar menurunkan kadar kolesterol saja. Kegunaan obat ini juga dapat menurunkan risiko kematian dan serangan jantung atau stroke berulang, yang telah teruji dalam penelitian di hampir seluruh dunia.

Karena itu, apabila Anda memiliki penyakit jantung koroner, atau pernah melakukan operasi pemasangan ring jantung, jangan heran bila dokter tetap memberikan obat antikolesterol. Bahkan di saat kadar kolesterol sudah stabil.

Tak hanya itu, Anda juga memerlukan obat antikolesterol jika kadar kolesterol jahat di dalam tubuh adalah 190 mg/dL, memiliki penyakit diabetes mellitus, atau gangguan pembuluh darah kaki. Biasanya, obat tersebut akan terus diberikan oleh dokter sampai kadar kolesterol Anda benar-benar optimal.

Selain itu ada juga kondisi lain yang membuat Anda harus mengonsumsi obat antikolesterol. Seperti tekanan darah tinggi, merokok, dan gangguan fungsi ginjal.

Lain halnya jika kadar kolesterol tinggi yang Anda miliki tidak tergolong kriteria di atas. Karena kondisi ini umumnya masih cukup diterapi dengan perubahan gaya hidup dan diet sehat saja, tanpa perlu konsumsi obat antikolesterol.

Jadi, apakah perlu minum obat antikolesterol selamanya? Jawabannya tergantung dari kondisi kesehatan Anda. Periksakan kembali kadar kolesterol serta faktor-faktor risiko penyakit jantung. Berkonsultasilah dengan dokter Anda.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar