Sukses

Ingin Menyetir Saat Hamil? Baca Dulu Aturannya!

Sebelum menyetir saat hamil, ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan!

Terkadang padatnya aktivitas memaksa Anda untuk menyetir mobil sendiri –bahkan di saat sedang hamil. Tapi, benarkah aktivitas ini bisa berdampak buruk kesehatan Anda dan janin yang ada di dalam kandungan?

Sebenarnya, menyetir selama kehamilan cukup aman dilakukan. Namun sebelum itu, ada beberapa aturan menyetir yang harus Anda perhatikan.

  1. Gunakan sabuk pengaman

Meskipun sedang hamil, Anda tetap harus menggunakan sabuk pengaman. Ini demi keselamatan Anda dan janin yang ada di dalam kandungan.

Caranya, letakkan bagian bahu sabuk pengaman di antara leher dan pangkal lengan. Sedangkan bagian perut dari sabuk posisikan di bawah perut –sedekat mungkin dengan pinggul. Kemudian, pastikan sabuk pengaman terkunci baik.

Setelah terkunci dengan baik, posisikan bagian bahu sabuk pengaman secara menyilang di depan dada Anda. Hindari meletakkannya ke belakang punggung atau belakang lengan.

  1. Posisi cukup jauh dari kemudi

Pada saat menyetir, posisikan tempat duduk Anda sejauh mungkin dari kemudi. Pastikan diri Anda nyaman untuk menyetir. Kemudian, atur sudut kemudi mobil ke arah dada, bukan perut.

  1. Hindari membungkuk ke depan

Selama menyetir, usahakan punggung Anda bersandar ke tempat duduk. Dengan demikian, janin tidak akan tertekan dan perut Anda tetap terasa nyaman.

  1. Hindari menyetir dalam waktu lama

Bila akan menyetir dalam waktu lama, pastikan Anda tidak menyetir sendiri. Istirahat setiap 90 menit untuk melakukan peregangan. Dan, pastikan nutrisi dan cairan tetap tercukupi selama perjalanan.

  1. Bila memungkinkan, tidak perlu menyetir

Hindari menyetir jika perut Anda sudah sangat besar (menyentuh kemudi mobil). Selain berbahaya bagi janin, ini juga berbahaya bagi keselamatan Anda.

Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya kecelakaan kecil, segera hubungi dokter. Meskipun tidak mengalami cedera, Anda masih berisiko.

Berdasarkan bukti medis, wanita hamil yang mengalami kecelakaan tanpa cedera yang tampak, memiliki risiko lebih tinggi mengalami persalinan prematur. Anda tentu tak menginginkannya.

Nah, sudah tahu aturannya, kan. Mengetahui aturan mengemudi saat hamil akan membantu Anda menurunkan risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar