Sukses

Cegah Alergi pada Anak dengan Cara Ini

Alergi terkadang memang menyusahkan dan mengganggu aktivitas. Namun, jangan khawatir, mencegah alergi bisa dilakukan dengan berbagai cara. Baca selengkapnya di sini.

Alergi merupakan reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing tertentu atau yang disebut alergen. Apabila alergen masuk ke dalam tubuh seseorang, maka  sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi, akan aktif dan menimbulkan reaksi berlebihan.

Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah alergi: 

  • Pilihlah penyejuk ruangan atau alat penjernih udara yang sudah menggunakan filter HEPA (high-efficiency particulate air). HEPA dapat bekerja menghilangkan partikel penyebab alergi, seperti debu, bulu hewan, tungau debu, dan asap rokok. 
  • Bersihkan debu menggunakan alat vakum, minimal dua kali dalam seminggu. Ini untuk mencegah penumpukan debu dan partikel-partikel penyebab alergi di area rumah.
  • Hindari penggunaan karpet, perabotan berlapis kain, dan tirai dengan bahan kain yang memudahkan debu menempel.
  • Sebaiknya tidak memelihara hewan di rumah. Namun, jika tetap ingin melakukannya, pastikan hewan tersebut berada di luar rumah atau jauhkan hewan dari beberapa tempat –misalnya kamar anak. Selain itu, bersihkan hewan dan kandangnya secara rutin.
  • Gunakan pelembap udara (humidifier) untuk menjaga kelembapan di dalam rumah. Tingkat kelembapan yang lebih besar dari 50% dapat menyebabkan bakteri, spora jamur, dan tungau debu mudah tinggal di rumah.
  • Setelah beraktivitas seharian di luar rumah, segera ganti pakaian saat tiba di rumah. Ini untuk menghindari partikel alergen menempel di beberapa perlengkapan rumah tangga.
  • Jika mempunyai taman di depan rumah, potonglah rumput secara rutin untuk menghindari munculnya serbuk sebagai salah satu pencetus alergi.
  • Hindari penggunaan kemoceng saat membersihkan rumah karena dapat menyebarkan partikel alergen. Sebagai gantinya, gunakan kain bersih yang sudah dibasahi atau cairan pembersih.
  • Bersihkan dapur secara rutin agar terhindar dari lumut yang dapat memicu pertumbuhan jamur.

Jika Anda mengetahui faktor penyebab dan dapat menghindarinya, maka reaksi alergi pun akan menjauh dari anak dan anggota keluarga lainnya.

[RS/RH]

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar