Sukses

Cegah Polio dengan Menjaga Kebersihan

Vaksinasi polio merupakan metode pencegahan penyakit polio yang utama. Cara lainnya yang tidak boleh diabaikan adalah dengan selalu menjaga kebersihan.

Polio adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini cukup menjadi momok yang menakutkan, baik bagi masyarakat maupun dokter, karena dapat menyebabkan kelumpuhan.

Kelumpuhan yang terjadi bersifat permanen dan tidak dapat diobati. Oleh sebab itu, diperlukan adanya upaya pencegahan untuk menghindarinya.

Vaksinasi Tetaplah yang Utama

Virus polio ditularkan melalui makanan dan minuman yang tercemar oleh tinja orang yang terinfeksi polio. Karena itu, menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungan sangatlah penting untuk mencegah penularan virus polio.

Mulailah dari diri sendiri dan lingkungan rumah. Biasakan untuk selalu mencuci tangan sebelum makan, mengurus anak, memasak, dan menyuapi anak. Cuci tangan juga harus selalu dilakukan setelah bepergian, buang air, memegang uang, membersihkan rumah, dan membuang sampah.

Anda juga harus menjaga kebersihan anak dengan baik. Apalagi, anak kecil sedang berada dalam fase di mana sangat senang untuk memasukkan tangan dan berbagai barang ke dalam mulutnya. Cucilah tangannya setelah anak memegang barang yang tidak dapat dijamin kebersihannya, sebelum makan, setelah bepergian, dan sehabis bermain.

Anak yang telah berusia satu tahun ke atas memang sudah dapat mengonsumsi makanan keluarga. Bagaimanapun, memang akan lebih baik jika Anda membuat makanan sendiri di rumah. Kualitas dan kebersihan makanan tersebut tentunya akan lebih terjaga. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh memberikan makanan dari luar untuk anak. Hanya saja, pastikan agar kualitas dan kebersihannya terjaga dengan baik.

Selain menjaga kebersihan diri, makanan, dan lingkungan, vaksinasi polio tetaplah metode utama dalam membasmi penyebaran virus polio di seluruh dunia. Karena itu, jangan lupa untuk melengkapi jadwal vaksinasi polio anak agar ia aman dan bebas bermain tanpa khawatir terkena polio. 

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar