Sukses

Bahaya Makan Berlebih bagi Penderita Mag

Makan berlebihan dalam waktu singkat memiliki dampak buruk bagi kesehatan lambung. Kenali hal ini lebih jauh bersama dr. Alvin Nursalim di sini.

Anda hobi makan buffet? Ya, makan sepuasnya dan mengisi perut sampai terasa begah memang terdengar menyenangkan. Tapi jika Anda memiliki gangguan mag, sebaiknya kurangi kebiasaan makan bergaya ‘buffet’. Sebab makan berlebihan dalam waktu yang singkat memiliki dampak buruk bagi kesehatan lambung Anda.

Makan berlebihan dan asam lambung

Bayangkan segelas air yang terisi penuh dengan air putih. Kemudian masukkan tablet vitamin C ke dalamnya. Selanjutnya Anda akan melihat air meluap dan tumpah dari wadahnya. Hal yang sama juga akan terjadi pada lambung jika Anda makan secara berlebihan.

Pada dasarnya, lambung memiliki kapasitas yang terbatas. Jika makan dalam jumlah besar, lambung akan dipaksa untuk mengolahnya. Saat lambung berusaha mencampur dan mencerna makanan dengan asam lambung, ada sebagian asam yang naik ke esofagus. Inilah yang memicu timbulnya gejala seperti; nyeri ulu hati, mual, dan sensasi terbakar.

Pola makan sakit mag

Cara terbaik untuk menghindari gejala sakit mag adalah dengan menghindari makan berlebihan. Atur porsi makan Anda dan pastikan lamanya jeda waktu sebelum makan lagi. Prinsip dasarnya adalah Anda member waktu bagi lambung untuk mencerna makanan sebelum memasukkan makanan baru. Lebih baik memiliki frekuensi makan yang sering, namun dengan porsi yang lebih sedikit.

Selain pola makan yang tepat, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Hindari makanan dengan kadar lemak tinggi dan makanan yang berpotensi menyebabkan perut Anda menghasilkan gas, seperti; brokoli dan kacang polong. Beberapa jenis minuman yang sebaiknya dihindari adalah; kopi hitam, soda, alkohol, dan jus jeruk. Minuman tersebut mengandung asam atau kafein yang dapat mengiritasi permukaan lambung dan dapat melonggarkan sfingter esofagus.

(NB/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar