Sukses

Apakah Anak Anda Dominan Otak Kiri?

Dengan mengenal bagian otak anak yang dominan, Anda bisa lebih memahami cara untuk memaksimalkannya. Simak ulasannya berikut ini.

Setelah selesai bermain, anak Anda segera mengatur mainannya kembali dengan rapi sesuai warna. Ketika di sekolah, ia selalu tertarik dengan pelajaran bahasa atau berhitung. Jika demikian, berarti anak Anda memiliki kecenderungan otak kiri.

Sebagian besar anak lebih cenderung menggunakan otak kiri daripada kanan. Meski otak selalu menggunakan dua belah bagian dalam menentukan suatu hal dan menjalankan fungsi sehari-harinya, tak dimungkiri bahwa tetap saja sering terlihat kecenderungan pada satu sisi. Hal yang perlu dipahami, tidak ada satu sisi yang lebih baik dari sisi lainnya; hanya berbeda saja. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara memaksimalkan fungsi otak anak yang dominan otak kiri, agar ia tidak kehilangan sisi kreatif otak kanan.

Inilah cara-cara memaksimalkan fungsi otak anak yang dominan otak kiri:

  • Anak dominan otak kiri senang mencatat dan menulis. Usahakan penuhi kebutuhannya dengan menyediakan alat tulis, papan tulis, dan kertas.
  • Menyemangati anak untuk mencoba mengingat sesuatu melalui nyanyian atau lagu.
  • Bantu anak untuk membuat kumpulan abjad warna-warni untuk mengingat warna.
  • Ketika anak Anda bingung dalam mengerjakan prakarya, bantu ia untuk membuat bagan langkah-langkah pembuatan prakarya agar lebih mudah dimengerti.
  • Anak dominan otak kiri senang belajar di suasana sepi. Berikan kesempatan padanya untuk dapat berkonsentrasi mengerjakan tugas.

Anak dominan otak kiri umumnya jarang mengalami kesulitan selama proses belajar di sekolah. Rangsang dan stimulasi otaknya, baik otak kanan maupun otak kiri, agar terus berkembang secara seimbang. Semakin nyaman anak Anda mengekspresikan bagian artistik dari dirinya, semakin sering ia melakukannya sehingga fungsi otak kanannya pun tidak akan terabaikan. 

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar