Sukses

Benarkah Anak Dilarang Mandi Saat Sakit?

Kalau demam atau pilek, jangan mandi dulu! Begitulah ucapan para orangtua saat anaknya sedang sakit.

Kalau demam atau pilek, jangan mandi dulu!” Begitulah yang sering diucapkan oleh orangtua bila anaknya sedang sakit. Banyak orangtua berpendapat bahwa mandi akan memperberat sakit yang dialami anak. Benarkah?

Faktanya, mandi dengan air hangat justru menjadi salah satu cara untuk meringankan keluhan yang dialami anak saat sakit. Sebuah studi di India mengungkapkan bahwa anak yang mandi air hangat dan diberi obat penurun panas mengalami penurunan suhu tubuh yang lebih cepat, dibandingkan anak yang diberi obat penurun panas saja. Pada anak yang mengalami gejala flu, mandi dengan air hangat dapat membantu pengenceran dan pengeluaran lendir di saluran napas serta mengurangi rasa pegal.

Mandi juga tetap dapat dilakukan bila anak mengalami ruam pada kulit –misalnya bila sedang terkena cacar air atau campak. Mandi tidak akan memperberat gejala, namun akan mengurangi rasa gatal yang dialami. Di samping itu, mandi menggunakan sabun akan menghindarkan anak dari infeksi tambahan akibat bakteri.

Jika Anda hendak memandikan anak yang sedang sakit, suhu air yang dianjurkan adalah berkisar antara 37-38oC. Apabila tidak memiliki termometer, periksalah airnya dengan punggung tangan Anda untuk memastikan suhunya tidak terlalu panas. Tetap gunakan sabun seperti biasa, namun akan lebih baik lagi jika menggunakan sabun antibakteri. Hindari memandikan anak lebih dari 15 menit.

Nah, sekarang Anda sudah tahu kan bahwa mandi tidak akan memperburuk keadaan anak yang sedang sakit? Ingat, mandi dengan cara yang tepat justru akan membantu meringankan sakit yang dialami anak.

(NB)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar