Sukses

Fakta di Balik Janji Manis Produk Perawatan Kulit

Wanita umumnya mudah tergiur dengan klaim yang dapat dilakukan oleh berbagai produk perawatan kulit. Janji manis semata atau bukan?

Hampir semua iklan produk perawatan kulit yang ada saat ini menjanjikan banyak hal. Mulai dari kulit lebih putih, menghilangkan kerut, dan lain sebagainya. Produk-produk tersebut biasanya memiliki harga yang bervariasi –mulai dari yang terjangkau hingga yang ‘selangit’. Kemasan mewah dan iklan yang menarik tak jarang membuat konsumen percaya akan klaim produk-produk tersebut. Tapi mana yang bukan janji semata?

Kulit Putih dalam 7 Hari

Kebanyakan wanita Indonesia menginginkan kulit yang putih mulus berseri. Tak heran jika produk-produk pemutih kulit laris di pasaran. Banyak merk berlomba-lomba memasarkan produk dan menjanjikan hasil yang spektakuler. Ada yang menjanjikan kulit terlihat lebih putih dalam 7 hari, 1 bulan, dan lain sebagainya. Bolehkah memercayainya begitu saja?

Pada dasarnya kulit memiliki siklus ‘daur ulang’ selama 28 hari. Jadi bisa dibilang mustahil jika suatu produk kecantikan dapat membuat kulit putih berseri kurang dari waktu 1 bulan. Kecuali produk tersebut mampu mempercepat siklus ‘daur ulang’ kulit. Salah satu contoh produk yang dapat mempercepat siklus ‘daur ulang’ tersebut adalah asam retinoat –turunan dari vitamin A– yang tidak dijual bebas tanpa adanya resep dari dokter.

Berhati-hatilah terhadap produk yang menjanjikan kulit putih ‘maksimal’. Setiap orang terlahir dengan keadaan genetik tersendiri yang mengatur warna kulitnya. Jika terlahir sebagai orang Asia, maka kulit tidak akan pernah bisa menjadi seputih orang Kaukasia. Kulit memang dapat menjadi lebih putih, namun hasil maksimal yang akan dicapai adalah sebatas warna kulit pada area tubuh yang selalu tertutup pakaian.

20 Tahun Lebih Muda

Awet muda dan selalu cantik adalah dambaan kebanyakan wanita. Itulah sebabnya, selain produk pemutih kulit, produk antipenuaan adalah godaan berikutnya. Banyak produk perawatan kulit yang berlomba-lomba melabelkan produknya mampu ‘memutar balik waktu’ dengan membuat kerutan di wajah menghilang.

Kerutan di wajah dapat terjadi karena banyak hal, seperti kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet, proses penuaan alami, serta kurangnya kandungan air dan minyak alami pada wajah. Kerutan halus yang timbul akibat kulit yang sangat kering masih mungkin untuk diminimalkan dengan penggunaan krim pelembap yang berkualitas baik secara teratur. Namun kerusakan yang telah ditimbulkan akibat sinar ultraviolet dan kerutan yang merupakan proses alami dari penuaan akan sulit untuk diperbaiki dengan krim biasa. Zat yang mampu ‘mendempul’ kerutan pada wajah adalah asam retinoat. Namun sekali lagi, zat tersebut baru bisa diperoleh dengan resep dokter.

Kami yakin informasi di atas dapat membantu Anda untuk bertindak cerdas dan tak mudah termakan oleh janji-janji manis produk perawatan kulit.

(NB/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar