Sukses

Mengapa Makanan Organik Sangat Baik untuk Bayi?

Bahan makanan organik bukan hanya tren semata, karena banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan untuk bayi kita. Baca selengkapnya di sini.

Tumbuh kembang merupakan salah satu aspek terpenting bagi anak. Salah satu hal yang penting untuk menunjang tumbuh kembang anak adalah kecukupan nutrisi. Dengan pemenuhan nutrisi yang baik, tubuh anak memiliki energi yang cukup untuk menjalankan fungsi metabolisme serta melakukan pembelahan sel tubuh untuk melangsungkan proses tumbuh kembang.  

Pemberian nutrisi kepada bayi harus disesuaikan dengan usia dan tahap perkembangan bayi. Saat bayi berusia 0-6 bulan, nutrisi terbaik untuk bayi adalah ASI ekslusif. Setelah itu, pemberian ASI dilanjutkan hingga anak berusia 2 tahun didampingi dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI). Bayi berusia 6-9 bulan diberikan MPASI berupa bubur/makanan yang dihaluskan. Selanjutnya, pada usia 9-12 bulan, bayi sudah dapat diberikan makanan rumah yang dipotong kecil-kecil. Pada umur 1 tahun, anak sudah mulai dapat diberikan makanan rumah biasa.

Secara garis besar bahan makanan terbagi menjadi dua jenis, yaitu bahan makanan organik dan bahan makanan nonorganik. Suatu bahan pangan dapat dikategorikan ke dalam bahan pangan organik bila diproduksi dengan menggunakan sistem pertanian organik, tanpa memakai pestisida/herbisida buatan dan pupuk kimia, atau bukan merupakan tanaman yang dimodifikasi secara genetik.

Berikut merupakan beberapa alasan mengapa bahan makanan organik lebih baik diberikan untuk bayi dan anak:

  1. Kandungan senyawa antioksidan dari sayur organik lebih banyak sebesar 10-50% dibandingkan sayur biasa.
  2. Bahan pangan organik cenderung memiliki kandungan yang lebih tinggi dibandingkan bahan pangan konvensional, sehingga rasanya pun lebih enak.
  3. Ada kecenderungan lebih tingginya kandungan protein, vitamin C, zat besi, magnesium, dan fosfor pada bahan pangan organik dibandingkan dengan bahan pangan biasa.
  4. Makanan organik lebih mudah dicerna dan diserap oleh saluran percernaan bayi serta lebih jarang menimbulkan intoleransi/alergi.
  5. Makanan organik dapat memenuhi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien bayi dengan baik, asalkan dilakukan pemilihan jenis makanan, pengolahan dan pemberian makan dengan tepat.

Nah, banyak sekali alasan mengapa makanan organik sangat baik untuk bayi. Oleh kerena itu, pilihlah bahan makanan organik untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya!

Kini, semakin banyak supermarket yang menjual produk makanan kemasan yang berlabel organik. Bahkan toko organik kian merambah luas, begitu pula dengan restoran yang menyediakan makanan organik.

Di samping itu, sekarang sudah ada MPASI organik kemasan seperti Milna Bubur Bayi Organik yang dijual di supermarket konvensional maupun toko-toko kecil. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi kesulitan mencari MPASI organik kemasan. 

Terbuat dari 95% bahan pangan organik berkualitas tinggi dan memiliki sertifikat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Milna Bubur Bayi Organik merupakan satu-satunya MPASI organik yang diproduksi di Indonesia. Tersedia dalam dua rasa, yaitu beras merah dan kacang hijau. Kandungan gizinya pun sangat tinggi dan lengkap: terdiri dari protein, kalsium, zat besi, vitamin, serta mineral.

Sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku, Milna Bubur Bayi Organik dan produk-produk Milna lainnya tidak memiliki kandungan bahan MSG dan pengawet. Kombinasi antara proses dan pemilihan bahan baku serta bahan kemas merupakan faktor utama yang menentukan umur simpan produk Milna.

0 Komentar

Belum ada komentar