Sukses

Gejala Osteoporosis yang Sering Tidak Disadari

Osteoporosis atau tulang keropos umumnya tidak memiliki gejala. Kalaupun ada , biasanya ini tidak disadari oleh penderitanya.

Osteoporosis atau tulang keropos umumnya tidak memiliki gejala. Bahkan pada beberapa kasus, pasien mungkin tidak menyadari bahwa mereka menderita osteoporosis sampai merasakan nyeri akibat retak atau patahnya tulang (fraktur).

Perlu diketahui, gejala yang paling sering muncul akibat retak atau patahnya tulang (fraktur) adalah rasa nyeri hebat yang terletak di lokasi tulang yang retak atau patah. Gejala ini dapat dirasakan oleh seluruh pasien osteoporosis, baik laki-laki maupun perempuan.

Untuk kasus osteoporosis berat, gejala seperti berkurangnya tinggi badan dari waktu ke waktu, nyeri punggung dan postur tubuh yang membungkuk - terutama apabila terjadi kondisi tidak stabil pada tulang punggung – mungkin dapat menjadi pertanda kejadian patah tulang yang terjadi beberapa kali.

Diagnosis osteoporosis ditegakan melalui pemeriksaan Sinar-X dan dikonfirmasikan dengan pemeriksaan BMD (Bone Mass Densitometry).

Walaupun kejadian osteoporosis lebih sering menyerang wanita, namun bukan berarti pria dapat terbebas dari osteoporosis begitu saja. Namun demikian, osteoporosis dapat diminimalisir dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti cukup istirahat, berolahraga secara rutin dan teratur, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol.

Bila Anda mencurigai diri Anda berpotensi terkena osteoporosis akibat komplikasi dari suatu hal, misalnya diabetes, terlalu banyak mengonsumsi steroid, ataupun akibat gangguan hormonal seperti menopause, Anda dapat memeriksakan diri ke dokter.

Ingatlah untuk selalu memperhatikan asupan kalsium dan vitamin D agar kesehatan tulang Anda tetap terjaga hingga tua. 

0 Komentar

Belum ada komentar