Sukses

Agar Si Kecil Terlindungi Saat 17 Agustusan

Momen 17 Agustusan kerap dijadikan sebagai ajang perlombaan untuk anak-anak. Namun rasa khawatir orangtua terhadap kebersihan serta kesehatan kerap menghalangi anak untuk turut merayakan momen tersebut.

Momen 17 Agustusan kerap dijadikan sebagai ajang perlombaan. Banyak anak-anak yang ingin ambil bagian dalam perayaan tersebut. Namun rasa khawatir orangtua terhadap kebersihan serta kesehatan kerap menghalangi anak untuk turut merayakan momen tersebut.

Kuman memang tersebar di berbagai permukaan. Sebagian dari jenis kuman tersebut sangat mungkin menyebabkan penyakit di tubuh si Kecil. Namun dengan menerapkan kebiasaan sehat –termasuk kebersihan, si Kecil dapat turut serta merayakan momen 17 Agustusan tanpa khawatir terserang penyakit.

Beberapa kebiasaan sehat yang dimaksud adalah:

  1. Menjaga kuku tangan tetap pendek dan bersih

Kuku tangan yang panjang memungkinkan terselipnya berbagai jenis kuman di sela kuku. Misalnya saat si Kecil mengikuti perlombaan yang melibatkan kontak dengan tanah. Contoh kuman di tanah adalah parasit cacing yang dapat menyebabkan infeksi saluran pencernaan dan mengakibatkan terjadinya gizi buruk.

  • Mencuci tangan dengan cara yang benar

Setelah bersentuhan dengan benda yang kotor, jangan langsung menggunakan tangan untuk makan atau menyentuh bagian tubuh. Cucilah tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir. Bersihkan seluruh bagian tangan seksama, termasuk bagian lipatan kulit dan sela kuku.

  • Mandi dengan bersih setelah tubuh berkeringat

Keringat berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan kuman menjadi lebih cepat. Hal ini disebabkan karena kuman menyukai suasana yang lembap. Untuk itu, pastikan si Kecil mandi dengan bersih hingga ke seluruh lipatan tubuh. Dengan demikian si Kecil dapat terbebas dari debu dan kotoran, sel-sel kulit mati, dan kuman yang menempel.

  • Hindari mengonsumsi asupan yang tidak terjaga kebersihannya

Makanan/minuman yang tidak diolah atau dimasak dengan higienis rentan dengan kandungan kuman. Apalagi bila dijual dalam keadaan terbuka (bebas terkena debu dan lalat). Ajari si Kecil untuk menghindari makanan seperti ini agar tidak terkena infeksi saluran pencernaan.

  • Membersihkan luka dengan cairan antiseptik

Si Kecil mengalami lecet secara tidak sengaja saat mengikuti perlombaan? Ketahuilah, luka lecet tersebut dapat menjadi pintu masuk berbagai kuman. Contoh kuman berbahaya yang bisa masuk lewat luka adalah bakteri Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus) yang banyak terdapat di tanah. Segera bersihkan luka Si kecil dengan cairan antiseptik dan tutup dengan kasa steril agar tidak terkena kotoran/kuman.

Orangtua berperan besar menjadi pelopor dan role model kebiasaan sehat untuk dapat ditiru si Kecil. Jadi, terapkan kebiasaan baik ini agar si Kecil terbiasa sehingga menjadi bekal yang berguna bagi masa depannya kelak. 

0 Komentar

Belum ada komentar