Sukses

Siasati Perbedaan Pola Asuh Anak

Perbedaan pola asuh anak dengan pasangan terkadang dapat memicu konflik. Apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Pola asuh orangtua terhadap anak merupakan bentuk interaksi antara anak dan orangtua selama melakukan kegiatan pengasuhan. Dalam hal ini, orangtua bertugas mendidik, membimbing, dan melindungi anak untuk bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Meski demikian, Anda dan pasangan bisa memiliki konsep pola asuh berbeda –yang terkadang menimbulkan konflik. Pada dasarnya, perbedaan pandangan antara suami-istri merupakan hal yang wajar. Tapi yang perlu dipahami adalah agar tidak berselisih di depan anak. Tahanlah perdebatan Anda dan pasangan saat berada di dekat anak.

Ada beberapa alasan mengapa bisa timbul perbedaan di antara pasangan:

  • Perbedaan persepsi dalam melihat masalah. Hal ini biasanya dipengaruhi latar belakang pendidikan dan pengalaman yang Anda alami selama ini.
  • Perbedaan pola asuh keluarga dari masing-masing pasangan. Hal ini terkait dalam cara mereka melihat masalah, berpikir dan mengambil keputusan.
  • Adanya campur tangan dari keluarga atau teman dekat.

Tapi jangan khawatir! Dalam menyiasati perbedaan dalam mengasuh anak, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Misalnya:

  • Saling mempelajari pola asuh masing-masing dan memahami nilai positifnya.
  • Jika terdapat perbedaan yang sangat besar, segeralah diskusikan dengan pasangan agar masalah tidak berlanjut.
  • Jika perbedaan tersebut sering berujung pada konflik, cobalah berkonsultasi dengan pakarnya atau dengan orang yang sudah memiliki pengalaman terkait masalah tersebut.
  • Jika pasangan mengemukakan pendapat terkait dengan sikap anak yang tidak sesuai dengan pemahaman Anda, hindari menanggapinya langsung di depan anak. Hal tersebut akan membuat anak bingung, siapa yang harus dituruti?

Anda maupun pasangan sebenarnya dapat mengombinasikan pola asuh yang diharapkan masing-masing. Apabila kedua perbedaan tersebut diterapkan dengan baik, maka akan memberikan dampak positif bagi tumbuh kembang anak. 

0 Komentar

Belum ada komentar