Sukses

Benarkah Kegemukan Sebabkan Nyeri Ulu Hati?

Tahukah Anda bahwa kegemukan dapat menyebabkan nyeri ulu hati? Jika belum, ini saatnya untuk tahu bagaimana hal ini terjadi.

Apakah Anda sering merasakan nyeri ulu hati, atau rasa tidak nyaman di daerah tenggorokan? Jika ya, bisa jadi ini karena berat badan Anda. Menurut penelitian, kegemukan berhubungan dengan refluks asam lambung.

Hubungan refluks asam lambung dan kegemukan

Gastro-Esophageal Reflux Disease (GERD) atau refluks asam lambung adalah sensasi nyeri atau rasa perih pada ulu hati akibat naiknya asam lambung ke tenggorokan. GERD meningkatkan risiko seseorang untuk menderita kanker esofagus. Sebab asam lambung dapat mengiritasi lapisan tenggorokan dan menyebabkan peningkatan risiko kanker.

Para ahli yakin GERD berhubungan dengan obesitas atau kegemukan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa risiko GERD juga meningkat seiring meningkatnya indeks massa tubuh. Ada beberapa teori yang berusaha mengungkapkan hubungan kegemukan dengan nyeri ulu hati. Pada pasien kegemukan, lemak perut akan menekan lambung dan menyebabkan refluks asam dari lambung ke tenggorokan.

Penanganan refluks asam lambung pada kegemukan

Keluhan nyeri ulu hati akibat GERD sangatlah mengganggu. Umumnya, hal ini terjadi setelah Anda makan terlalu banyak. Namun bagi Anda yang kegemukan, salah satu cara efektif menurunkan keluhan refluks asam lambung adalah dengan menurunkan berat badan Anda. Ketahuilah, kegemukan dapat meningkatkan risiko untuk menderita GERD tiga kali lipat.

Untuk menurunkan berat badan, pilihlah diet dengan jumlah kalori yang tepat. Tetpkan jumlah kalori yang hendak dicapai –tapi ingat, jangan lebih rendah dari 1,200 kalori per hari. Target penurunan berat badan yang baik adalah sekitar 0,5 sampai 1 kg per minggu. Pola diet yang tepat turut membantu mengatasi masalah refluks asam lambung. Hindari juga konsumsi cokelat, makanan berlemak ataupun merokok. Hal-hal tersebut dapat melonggarkan sfingter esofagus dan meningkatkan aliran balik asam lambung.

(NB/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar