Sukses

Bagaimana Pola Pertumbuhan Bayi Tahun Pertama?

Penambahan berat badan bayi dianggap menjadi ‘reward’ bagi ibu setelah menyusui siang dan malam. Ketahui bagaimana pola pertumbuhan bayi tahun pertama bersama dr. Fiona Amelia berikut ini.

Pertumbuhan bayi secara optimal merupakan salah satu indikator kesuksesan seorang ibu. Umumnya, wanita yang baru saja menjadi ibu sangat memerhatikan hal ini.

Penambahan berat badan bayi dianggap menjadi ‘reward’ bagi ibu setelah menyusui siang dan malam. Apalagi jika mengingat payudara tidak memiliki takaran seperti botol susu, sehingga tidak bisa diketahui seberapa banyak bayi sudah menyusu.

Pola pertumbuhan bayi

Tabel di bawah ini menjelaskan pertumbuhan bayi pada tahun pertama:

Usia bayi

Rata-rata penambahan

berat badan

Rata-rata penambahan

panjang badan

Rata-rata penambahan

lingkar kepala

0-4 bulan

112-250 gram per minggu

2,5 cm per bulan

1,27 cm per bulan

4-6 bulan

92-142 gram per minggu

6-12 bulan

50-113 gram per minggu

1,27 cm per bulan

0,64 cm per bulan

 

Berikut adalah panduan umum terkait pertumbuhan bayi:

  • Bayi akan kehilangan 5-10% berat badan lahir pada minggu pertama dan akan kembali pada usia 2-3 minggu.
  • Berat badan bayi akan mencapai 2x berat badan lahir pada usia 3-4 bulan. Berat badan mencapai 3x berat lahir pada usia 12-13 bulan untuk bayi laki-laki dan 15 bulan untuk bayi perempuan.
  • Pada usia 12 bulan, panjang badan mencapai 1,5x dari saat lahir.
  • Pada usia 12 bulan, lingkar kepala bertambah sekitar 11 cm dari saat lahir.

Hal-hal yang memengaruhi pola pertumbuhan bayi

Frekuensi menyusui dan pola pengasuhan menentukan pola pertumbuhan bayi. Bayi yang disusui secara on demand/on cue dan tidur bersama dengan ibu (co-sleeping) akan bertumbuh lebih cepat. Sedangkan bayi yang pemberian makannya terjadwal atau dilatih untuk tidur sendiri lebih sering menunjukkan pertumbuhan yang tertunda.

Berat badan bayi tidak hanya ditentukan oleh apa yang dimakan. Faktor genetik turut memengaruhi tipe tubuh bayi dan laju metabolismenya. Itulah sebabnya terdapat variasi dalam pola pertumbuhan bayi. Bayi-bayi yang terlihat panjang dan kurus (banana babies) memiliki metabolisme yang cepat. Mereka membakar kalori lebih cepat daripada bayi-bayi yang terlihat gemuk (apple/pear babies). Panjang badan pada bayi-bayi ini cenderung bertambah lebih cepat daripada beratnya. Pada kurva pertumbuhan, mereka akan berada di atas rata-rata untuk panjangnya dan di bawah rata-rata untuk beratnya. Bayi-bayi yang gemuk akan menunjukkan hal yang sebaliknya. Semua pola pertumbuhan ini normal.

Temperamen bayi juga memengaruhi pertumbuhannya. Bayi yang tenang dan sering tidur, cenderung membakar lebih sedikit kalori dan beratnya lebih cepat bertambah. Sedangkan bayi aktif yang selalu bersemangat akan membakar lebih banyak kalori dan terlihat lebih kurus.

(RS/RH/NB)

0 Komentar

Belum ada komentar