Sukses

Anak Ketombean, Apakah Karena Salah Sampo?

Anda mengamati adanya serpihan-serpihan kulit kepala seperti ketombe di kepala anak. Apakah benar anak bisa ketombean?

Ketombe sebenarnya tidak umum terjadi pada anak kecil, melainkan lebih sering terjadi pada anak remaja yang sedang dalam masa pubertas.

Meskipun tidak menular, ketombe menyebabkan gatal dan berpotensi membuat anak menjadi malu.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui mengenai ketombe pada anak:

Apa yang Menyebabkan Ketombe?

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya ketombe. Yang paling sering adalah meningkatnya produksi minyak atau sebum pada kulit kepala. Hal ini umumnya dialami anak yang beranjak pubertas, masa ketika ketidakseimbangan hormonal dapat memengaruhi kelenjar minyak di kulit.

Biasanya anak laki-laki lebih sering mengalami ketombe, karena mereka memproduksi minyak yang lebih banyak daripada anak perempuan.

Selain itu, pertumbuhan berlebihan dari jamur Malassezia di kulit kepala juga dapat menyebabkan pergantian kulit kepala menjadi lebih cepat, sehingga muncul ketombe.

Menggunakan terlalu banyak sampo dan tidak membilasnya dengan bersih juga dapat menyebabkan ketombe. Sebaliknya, jarang keramas pun akan menyebabkan penumpukan minyak di kulit kepala yang akan berujung kepada munculnya ketombe.

Adakah Penyakit Lain yang Bisa Menyebabkan Ketombe?

Anak yang memiliki bakat alergi dan sering terkena eksim (dermatitis atopik), juga rentan memiliki ketombe. Selain itu, penyakit seperti dermatitis seboroik, psoriasis, infeksi jamur kepala, dan kutu juga dapat menyebabkan terbentuknya ketombe.

Bagaimana Cara untuk Mengatasi Ketombe?

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengusir ketombe pada anak, di antaranya:

  • Sisir rambut anak terlebih dahulu sebelum keramas dengan sisir lembut.
  • Gunakan sampo yang lembut untuk membuang sisa-sisa kulit kepala yang terkelupas. Anak yang lebih besar dapat menggunakan sampo antiketombe yang mengandung seng sulfida, seng pirition, asam salisilat, ter, atau ketokonazol. Sampo tersebut dapat digunakan dua kali dalam seminggu. Sisanya, anak dapat keramas dengan sampo bayi yang lembut seperti biasa.
  • Meskipun gatal, cegah anak untuk menggaruk kulit kepalanya agar tidak timbul luka dan infeksi.

Apabila kiat-kiat di atas sudah dilakukan namun ketombe belum juga menghilang, ada baiknya Anda membawa anak berkonsultasi kepada dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

0 Komentar

Belum ada komentar