Sukses

Hindari Menggaruk Kulit Saat Gatal

Gatal di kulit akan sangat nikmat apabila digaruk. Namun, tahukah Anda bahwa menggaruk dapat membawa dampak negatif bagi kulit itu sendiri?

Gatal pada kulit adalah sensasi yang sangat mengganggu. Tidak puas rasanya apabila gatal tersebut tidak digaruk. Bahkan, tak jarang anak baru berhenti menggaruk sampai kulitnya luka.

Meski demikian, menggaruk kulit yang gatal sangat tidak disarankan, karena akan memberi lebih banyak dampak negatifnya.

Beragam Penyebab Gatal

Gatal dapat dipicu oleh berbagai hal, seperti dermatitis atopik, urtika atau biduran, gigitan serangga, infeksi jamur, kudis, dan lain-lain.

Anak dengan bakat alergi terutama, akan lebih rentan diserang rasa gatal. Hal ini disebabkan karena terdapat kerusakan pada sawar (lapisan atas) kulit, sehingga kulit akan cenderung lebih kering, sensitif, mudah iritasi, dan lebih mudah terserang kuman.

Apabila ia alergi terhadap makanan tertentu, makanan tersebut dapat mencetuskan timbulnya biduran atau dermatitis atopik yang sangat gatal. Oleh karena itu, anak yang alergi memerlukan perlindungan dan perawatan ekstra agar kulitnya tidak mudah terserang gatal.

Lebih Banyak Dampak Negatifnya

Walaupun menggaruk ketika gatal adalah hal yang wajar, namun menggaruk tidak disarankan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Washington di St. Louis, Amerika, menggaruk akan melepaskan hormon serotonin di otak, yang akan semakin meningkatkan rasa gatal itu sendiri.

Pada akhirnya, terjadilah siklus gatal-garuk yang akan semakin memburuk. Selain itu, garukan juga akan menimbulkan trauma pada kulit, yang akan semakin merusak sawar pertahanan kulit. Rusaknya lapisan atas kulit inilah yang akan semakin membuat kulit rentan terhadap infeksi, luka, dan kehilangan kelembapan.

Bagaimana Agar Tidak Menggaruk?

Gunakan kompres dingin pada daerah yang gatal. Jangan gunakan air panas, karena akan membuat kulit semakin gatal atau teriritasi. Berikan bedak atau bedak kocok yang mengandung mentol atau kalamin untuk meredakan rasa gatal dan memberikan sensasi dingin.

Selain itu, hindari memandikan anak dengan air panas dan sabun antiseptik, karena kedua hal tersebut dapat memperparah gatal. Sebaliknya, gunakan air dingin atau hangat dan sabun lembut yang mengandung pelembap.

0 Komentar

Belum ada komentar