Sukses

Awas, Jabat Tangan Bisa Tularkan Penyakit Ini

Siapa sangka, berjabat tangan ternyata juga bisa menjadi media penyebaran penyakit. Apa saja penyakit yang dapat menular lewat jabat tangan dan apa sebabnya jabat tangan bisa berdampak demikian? Berikut ulasannya.

Jabat tangan sudah menjadi tradisi untuk memperkenalkan diri maupun untuk menunjukkan keterbukaan terhadap orang lain. Di Indonesia, jabat tangan merupakan sebuah tradisi dan akan terasa kurang lengkap bila pertemuan pertama tidak disertai dengan jabat tangan.

Apalagi di hari raya Idul Fitri nanti, jabat tangan merupakan hal yang tidak bisa dihindarkan. Karena saat Idul Fitri, kita kerap mengunjungi sanak saudara, kerabat dan sahabat untuk sekedar bersilaturahmi dan jabat tangan menjadi suatu hal yang wajib untuk dilakukan.

Namun sayangnya, berjabat tangan dapat meningkatkan risiko tertular penyakit tertentu, apalagi bila kita belum mampu membiasakan diri untuk hidup higienis.

Apa saja penyakit yang bisa ditularkan lewat jabat tangan?

Infeksi saluran pencernaan

Tahukah Anda bahwa tangan yang tampak bebas debu atau kotoran, belum tentu tidak mengandung kuman? Berbagai kegiatan sehari-hari dapat menyebabkan kuman penyebab penyakit sampai ke tangan kita.

Tinja yang berasal dari manusia atau hewan menjadi sumber penting kuman, seperti Salmonella (penyebab penyakit demam tifoid), Escherichia coli O157 dan norovirus (penyebab penyakit diare dan nyeri perut). Jenis-jenis kuman tersebut dapat berpindah ke tangan setelah menggunakan toilet atau mengganti popok tanpa disertai dengan cuci tangan dengan baik dan benar setelahnya.

Dalam skala yang lebih kecil, kuman-kuman tersebut juga bisa sampai ke tangan pasca mengolah daging mentah yang memiliki sedikit kotoran binatang yang mungkin tidak terlihat oleh mata kita.

Tahukah Anda, 1 gram tinja manusia dapat mengandung triliunan kuman? Nah, hal ini menjadi faktor utama penyebab terjadinya infeksi saluran pencernaan.

Infeksi saluran pernapasan

Selain penyakit saluran pencernaan, penyakit infeksi pernapasan juga menjadi penyakit yang bisa ditularkan lewat jabat tangan. Infeksi pernapasan akibat adenovirus (penyebab gejala pilek) dan penyakit hand-foot-mouth disease (penyakit tangan-kaki-mulut) adalah contohnya.

Kuman-kuman ini dapat berpindah ke tangan kita bila penderita bersin dan batuk ke tangannya sendiri, lalu kemudian berjabat tangan. Lagi-lagi, bila Anda tidak tidak mencuci tangan hingga bersih, saat Anda menyentuh mulut dan hidung, kuman tersebut dapat berpindah dan berisiko menyebabkan penularan penyakit.

Infeksi selaput bening mata

Contoh terakhir adalah infeksi selaput bening mata akibat adenovirus. Penyakit yang disebut konjungtivitis virus ini menyebabkan mata merah, gatal, perih, dan berair. Infeksi ini sangat mudah menular melalui cairan mata penderitanya (misalnya saat menggosok mata). Saat kita berjabat tangan dengannya, atau menyentuh benda yang terkontaminasi kuman dari matanya, maka pada saat kita menyentuh mata kita sendiri kuman tersebut dapat berpindah dan bisa menimbulkan penyakit yang sama pada diri kita, yakni konjungtivitis virus.

Demikianlah beberapa contoh kuman penyakit yang bisa berpindah lewat jabat tangan, yang semakin mungkin menyerang Anda bila daya tahan tubuh Anda sedang melemah. Tentunya, menjadi suatu hal yang sangat sulit bagi kita untuk memastikan kuman ini telah sampai di tangan kita.

Menjaga kebersihan tangan Anda adalah salah satu langkah paling penting untuk terhindar dari tertularnya penyakit, tanpa perlu merasa takut untuk berjabat tangan. Oleh sebab itu, kebiasaan mencuci tangan dengan baik (menggunakan sabun dan air mengalir) harus menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari.

0 Komentar

Belum ada komentar