Sukses

Maag Tak Kunjung Sembuh, Ada Apa?

Maag tak kunjung sembuh tentunya menimbulkan rasa takut tersendiri bagi orang yang mengalaminya. Sebenarnya, ada apa di balik maag yang tak kunjung sembuh? Berikut info medis dari dr. Reza Fahlevi.

Maag sering kali menimbulkan perasaan tidak nyaman pada ulu hati, yang dapat berupa rasa nyeri, kembung, mual, hingga muntah. Dalam dunia kedokteran, maag bukanlah suatu diagnosis penyakit, melainkan sebuah gejala.

Oleh karena itu, dalam penanganannya, dokter perlu mencari apa penyebab utama gejala maag yang terjadi. Penyebab dari gejala maag itu sendiri sangat beraneka ragam, sehingga diperlukan wawancara dan pemeriksaan yang teliti untuk menentukannya.

Maag

Gejala maag ada yang bersifat akut, ada pula yang bersifat kronis. Biasanya, maag yang bersifat akut ini terjadi akibat produksi asam labung berlebih sehingga menyebabkan rasa nyeri pada ulu hati yang disertai dengan rasa kembung pada perut.

Maag Akut

Gejala maag akut biasanya dapat diatasi dengan modifikasi pola diet, seperti pola makan teratur, menghindari makanan asam dan pedas, serta melakukan pengobatan dengan obat maag untuk mengurangi jumlah produksi asam lambung.

Maag Kronis

Gejala maag kronis terjadi jika gejala maag tidak kunjung sembuh. Maag kronis biasanya terjadi berulang-ulang kali. Terdapat beberapa kemungkinan yang dapat terjadi jika Anda mengalami gejala maag kronis.

Beberapa penyakit yang paling sering menyebabkan gejala maag kronis, yakni:

  • Gastritis

Salah satu penyebab maag yang tidak kunjung sembuh adalah peradangan pada lambung atau dalam istilah kedokteran disebut gastritis. Gastritis dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti infeksi bakteri H. Pilori, stres psikologis, penggunaan obat penghilang nyeri atau steroid dalam jangka waktu lama, dan konsumsi alkohol.

  • Tukak peptik

Salah satu penyebab lain dari gejala maag yang tidak kunjung sembuh adalah luka pada lambung atau duodenum (usus 12 jari). Dalam dunia kedokteran, hal ini disebut dengan istilah tukak peptik. Tukak peptik terjadi karena perdangan lambung dan duodenum yang terjadi dalam kurun waktu yang lama. Biasanya, tukak peptik juga disertai dengan gejala muntah darah atau BAB hitam.

  • Gastro-esophageal Reflux Disease (GERD)

GERD merupakan peristiwa naiknya asam lambung ke kerongkongan. GERD terjadi akibat produksi asam lambung berlebihan dan lemahnya katup antara kerongkongan dan lambung. GERD dapat menyebabkan rasa terbakar pada dada, rasa pahit pada kerongkongan, sering batuk, bau napas, dan suara serak.

Jika Anda mengalami gejala maag yang tidak kunjung sembuh, segeralah bawa diri Anda untuk berobat ke dokter. Dokter akan mewawancarai Anda lebih dalam, serta melakukan pemeriksaan, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang. Dengan begitu, dokter dapat memperoleh data-data yang akurat untuk menegakkan diagnosis dan memberikan penanganan yang tepat pada Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar