Sukses

Memilih Biskuit yang Baik untuk Bayi

Salah satu MPASI terbaik bagi tumbuh kembang bayi adalah biskuit. Lalu, bagaimana cara memilih biskuit yang tepat untuk bayi Anda?

Biskuit dapat menjadi salah satu opsi camilan atau finger food yang dapat diberikan pada anak. Selain biskuit, sumber makanan yang juga baik dan dapat dijadikan finger food di antaranya potongan buah segar atau sayur yang dikukus hingga lunak.

Sebagian biskuit yang banyak tersedia di pasaran memang sudah diformulasikan dengan bahan-bahan yang dibutuhkan bayi. Akan tetapi, sebaiknya berhati-hati juga dengan pemilihan biskuit yang mengandung bahan tambahan yang tidak benar-benar dibutuhkan bayi.

Sebelum memberikan biskuit untuk bayi, perhatikan rambu-rambu di bawah ini:

  1. Pilih biskuit yang cepat larut di mulut bayi

Biskuit yang diformulasikan khusus untuk bayi biasanya terbuat dari bahan yang mudah hancur dan larut ketika berada di dalam mulut bayi. Hal ini dapat menghindari bayi dari bahaya tersedak.

  1. Kandungan gula

Perhatikan kandungan gula yang ada di setiap biskuit bayi. Biskuit yang mengandung gula berlebih dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas pada kemudian hari.

  1. Gandum dan gluten

Kedua kandungan yang mungkin terdapat dalam biskuit ini sebaiknya dihindari bila terdapat riwayat intoleransi gluten dalam keluarga. Bila tidak ada riwayat intoleransi gluten, biskuit bayi yang mengandung bahan tersebut boleh saja diberikan dalam jumlah yang wajar.

  1. Kandungan susu

Beberapa jenis biskuit bayi mengandung susu sapi. Konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memberikan biskuit bila diketahui terdapat riwayat alergi susu sapi pada anak, atau pilih biskuit yang tidak terdapat kandungan susu sapi di dalamnya.

  1. Pengawet dan pemanis buatan

Usahakan memilih biskuit yang mengandung bahan alami, tanpa pengawet dan pemanis buatan agar lebih aman untuk kesehatan anak.

Selalu awasi anak saat ia sedang menikmati camilan biskuitnya dan jangan pernah meninggalkan anak sendirian untuk menghindari bahaya tersedak. Selain itu, perhatikan juga jumlah dan waktu yang tepat dalam pemberian camilan ini. Usahakan untuk tidak memberikan biskuit mendekati jam makan, karena dapat mempengaruhi nafsu makan anak.

Milna Biskuit Bayi merupakan biskuit kaya gizi untuk bayi usia 6-12 bulan. Teksturnya lembut sehingga bayi tidak mudah tersedak serta dapat menstimulasi pertumbuhan giginya.

Kini, Milna Biskuit Bayi hadir dengan Formula G3 untuk memenuhi MPASI yang terbaik:

  • Gigi Terstimulasi

Bentuk khusus dan teksturnya membantu menstimulasi pertumbuhan gigi.

  • Gampang Larut

Tekstur biskuit berpori yang mudah larut, sehingga anak tidak akan tersedak.

  • Gizi Lengkap

Kandungan nutrisi yang lengkap dan seimbang, cocok untuk MPASI pertama anak.

Keunggulan Milna Biskuit Bayi:

1. AA dan DHA: Untuk perkembangan otak dan retina mata.

2. Prebiotik FOS: Untuk menjaga kesehatan saluran cerna sehingga tidak mudah diare/sembelit.

3. Kalsium susu & Vitamin D: Untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi.

4. Zat besi: Untuk pembentukan sel darah merah sehingga mencegah anemia.

5. Vitamin C & E: Untuk meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bayi tumbuh sehat.

6. 11 Vitamin & 6 Mineral: Untuk menunjang kesehatan bayi.

Cara Penyajian dan Anjuran:

Porsi
Usia
Jumlah Pemberian
Jumlah Biskuit
Jumlah air/susu/sari buah
Perkenalan
4 bulan
1x sehari dalam bentuk bubur
1/2-1 keping
30-50 ml per keping
Pemula
5 bulan
2x sehari dalam bentuk bubur
1-2 keping
30-40 ml per keping
Lanjutan
6-12 bulan
2x sehari dalam bentuk bubur/biskuit
2-3 keping
30 ml per keping. Usia 8 bulan dapat disajikan dalam bentuk biskuit utuh

Perhatian untuk Pemakaian Kemasan: 

Habiskan isinya dalam waktu kurang dari dua minggu. Jangan dikonsumsi bila terjadi perubahan yang mencolok pada aroma, rasa atau warna.

0 Komentar

Belum ada komentar