Sukses

Waspada Nyeri Sendi yang Tak Kunjung Sembuh

Nyeri sendi yang terus-menerus perlu diperhatikan lebih lanjut, agar penanganan yang diberikan pun bisa maksimal. Baca selengkapnya di sini.

Nyeri yang tak kunjung hilang, dalam hitungan bulan hingga hitungan tahun, akan memengaruhi kehidupan seseorang. Dibandingkan nyeri akut, nyeri kronik ini pada akhirnya lebih sulit untuk diterapi dan dihilangkan. Pada beberapa pasien, hal ini dapat membuat mereka tidak leluasa dalam beraktivitas.

Beberapa orang menganggap apabila mereka mengobati suatu penyakit yang meimbulkan nyeri, maka nyeri itu akan hilang. Namun pada kenyataannya, untuk beberapa kondisi nyeri sendi seperti reumatoid artritis, hal ini tidak sepenuhnya berlaku. Rasa nyeri pada beberapa pasien bisa tidak sepenuhnya hilang.

Hubungan nyeri dan otak sangatlah erat, terlebih nyeri kronik, di mana nyeri sendi termasuk di dalamnya. Beberapa penelitian menegaskan bahwa nyeri itu sendiri menjadi masalah independen yang terpisah dari penyakit yang mendasarinya, penjelasan mengenai kenapa hal ini bisa terjadi belum dapat dipaparkan sepenuhnya.

Ada teori yang menyatakan bahwa nyeri kronik ini mengirimkan sinyal nyeri secara terus-menerus kepada otak, sehingga otak mengalami peningkatan sensitivitas. Pada akhirnya rangsangan kecil pun menjadi seperti rangsangan yang besar, akibat kesalahan otak menanggapi rangsangan nyeri yang diberikan. Ini menjelaskan mengapa pada pasien dengan radang sendi yang sudah dilakukan penggantian lutut dan sendi, akan mengalami nyeri kronik.

Karena itu, waspadai nyeri sendi yang terus-menerus pada diri Anda, serta jangan lupa untuk terus berkonsultasi kepada dokter. 

0 Komentar

Belum ada komentar