Sukses

Cara-Cara Hilangkan Bekas Jerawat, Cepat dan Ampuh!

Jerawat di wajah kerap meninggalkan bekas yang merusak penampilan. Bagaimana mengatasinya? Simak cara menghilangkan bekas jerawat di sini!

Jerawat jenis apa pun bisa saja meninggalkan bekas yang tidak diinginkan. Sering kali bekas ditimbulkan oleh jerawat nodul dan kista yang pecah serta merusak kulit di sekitarnya, terlebih bila Anda mengorek hingga memecahkannya sendiri.

Bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat yang ampuh? Terdapat berbagai jenis prosedur yang bisa dipilih.

Untuk mengetahui mana yang terbaik untuk kondisi bekas jerawat Anda, konsultasi dengan dokter spesialis kulit dan kelamin.

Apa saja cara-cara hilangkan bekas jerawat yang tersedia? Simak di bawah ini!

1 dari 8 halaman

1. Asam Alfa Hidroksi (AHA)

Kandungan AHA sering ditemukan di dalam produk untuk kulit berjerawat. Karena, kandungan ini mampu membuang sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat.

AHA juga bisa menyamarkan bekas jerawat agar tidak begitu tampak. Tipe bekas jerawat apa pun dapat diaplikasikan zat asam ini.

2. Asam Laktat

Peeling asam laktat yang dilakukan tiap 2 minggu sekali selama 3 bulan memperbaiki tekstur, penampilan, dan pigmentasi kulit, serta mencerahkan bekas jerawat. Asam ini baik untuk tipe bekas jerawat apa pun.

Ada beberapa peeling dan serum yang dapat ditemukan. Namun, Anda juga bisa menggunakan cuka apel yang dilarutkan sebagai toner atau melakukan perawatan khusus noda wajah. 

Artikel Lainnya: Solusi Atasi Jerawat Berdasarkan Letaknya di Wajah Anda!

2 dari 8 halaman

3. Retinoid

Retinoid dapat mempercepat regenerasi sel dan memperbaiki tekstur kulit. Lalu, kandungan ini juga mampu mengurangi perubahan warna kulit akibat jerawat dan menyamarkan bekasnya.

Di sisi lain, retinoid dapat membuat kulit Anda sensitif terhadap sinar matahari.

Maka dari itu, pastikan tetap menggunakan tabir surya setiap hari ketika sedang menggunakan krim retinoid. Retinoid lebih cocok untuk bekas jerawat akibat atrofi.

4. Asam Salisilat

Asam salisilat menjadi salah satu kandungan umum produk skin care khusus kulit berjerawat, mulai dari cleansing pads hingga sabun wajah. Asam ini mengurangi bengkak dan kemerahan, serta mengeksfoliasi kulit.

Asam salisilat dapat dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan harian, meski butuh beberapa minggu untuk melihat hasilnya. Kandungan ini baik untuk tipe bekas jerawat apa pun.

3 dari 8 halaman

5. Tabir Surya

Selain melindungi kulit, tabir surya terutama yang dioleskan pada bekas jerawat juga membantu membuatnya tersamarkan.

Artikel Lainnya: Benarkah Jerawat Bisa Menular? Ini Fakta Medisnya

6. Dermabrasi

Salah satu penanganan yang efektif dan sering dilakukan untuk bekas jerawat adalah dermabrasi.

Dengan prinsip yang sama seperti mikrodermabrasi, tenaga medis menggunakan alat yang dapat mempenetrasi lebih dalam untuk eksfoliasi lapisan kulit atas.

Dermabrasi baik untuk tipe bekas jerawat yang dekat dengan permukaan kulit, seperti shallow boxcar atau rolling scar.

Bekas jerawat yang terletak lebih dalam juga dapat lebih tersamarkan dengan metode ini.

4 dari 8 halaman

7. Chemical Peeling

Masker yang digunakan pada chemical peeling merupakan jenis dengan asam yang kuat untuk mengangkat lapisan kulit teratas. Dokter akan menentukan chemical peeling yang sesuai untuk Anda.

Metode ini baik untuk tipe bekas jerawat apa pun. Namun, sering kali chemical peeling digunakan pada bekas yang lebih dalam.

Artikel Lainnya: Sering Beruntusan, Ketahui Cara Hilangkan Jerawat Pasir

8. Laser

Seperti dermabrasi dan chemical peeling, laser membuang kulit teratas dan memicu proses pemulihan yang lebih cepat dibandingkan metode lainnya. Namun, pada perawatan ini, area kulit harus ditutup hingga pulih total.

Laser bukanlah opsi yang baik untuk Anda yang masih sering berjerawat. Metode ini pun tidak begitu efektif pada warna kulit yang lebih gelap.

Meski begitu, laser tetap dapat bermanfaat untuk tipe bekas jerawat apa pun dan pada warna kulit yang lebih terang.

5 dari 8 halaman

9. Filler

Pada bekas jerawat, filler diberikan untuk meratakan kulit. Filler dapat berupa kolagen, lemak Anda sendiri, maupun jenis komersil yang disuntikkan ke bawah kulit untuk meratakan bekas jerawat yang depressed.

Filler perlu dilakukan kembali setelah 6-18 bulan. Namun, ada juga jenis yang permanen. Filler baik untuk tipe bekas jerawat boxcar atau rolling yang ringan.

10. Microneedling

Metode ini menggunakan alat seperti pena atau roller yang memiliki jarum-jarum mini.

Alat tersebut diaplikasikan ke kulit yang sudah diberi bius lokal. Seiring dengan pemulihan, kulit akan membentuk kolagen yang dapat memperbarui sel kembali.

Hasilnya, sel kulit baru akan muncul dan bekas jerawat hilang. Microneedling baik bagi segala warna kulit dan cocok untuk bekas jerawat yang tertekan ke dalam.

Artikel Lainnya: Ampuhkah Hilangkan Jerawat dengan Es Batu?

6 dari 8 halaman

11. Injeksi Obat

Ada beberapa obat tertentu yang dapat disuntikkan ke bekas jerawat untuk membantu melunakkan dan meratakannya. Beberapa contohnya yaitu kortikosteroid, fluorourasil, dan interferon.

Suntikan obat umumnya dilakukan beberapa kali, yaitu sebanyak satu kali setiap beberapa minggu. Obat suntik baik untuk tipe bekas jerawat yang menonjol dari permukaan kulit.

12. Bedah Minor

Mungkin prosedur ini terkesan berlebihan karena berisiko terbentuk bekas luka lainnya.

Namun, para ahli mampu melakukan bedah minor dengan bekas luka minimal yang akan menghilang seiring waktu.

7 dari 8 halaman

13. Makeup

Cara mudah untuk menutupi bekas jerawat tentu saja dengan penggunaan makeup.

Meski bersifat sementara, foundation atau concealer dapat membantu menyamarkan noda atau flek di wajah.

Itulah beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa Anda coba. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter kulit dan kecantikan lewat LiveChat Klikdokter.

(FR/AYU)

4 Komentar