Sukses

Kiat Menyiapkan MPASI Organik untuk Bayi

Jika Anda ingin menyiapkan MPASI rumahan dengan bahan-bahan organik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Saat bayi baru lahir, tubuh bayi sudah mulai membutuhkan asupan nutrisi. Atas dasar itu, pemberian ASI harus segera dilakukan setelah bayi lahir. Seiring dengan pertambahan usia bayi, berat badan bayi semakin meningkat sehingga kebutuhan nutrisi bayi pun semakin meningkat. Karenanya, diperlukan nutrisi tambahan selain ASI yaitu Makanan Pendamping ASI (MPASI).

Mengapa MPASI organik lebih baik?

MPASI yang terbuat dari bahan organik mengandung komponen nutrisi alami yang dibutuhkan oleh bayi untuk tumbuh kembangnya. Selain itu, bahan makanan organik tidak diproses berulang-ulang sehingga kadar dan keaslian nutrisinya masih terjaga.

MPASI yang terbuat dari bahan organik juga lebih mudah dicerna dan diserap oleh saluran percernaan bayi serta lebih jarang menimbulkan intoleransi/alergi pada bayi, sehingga dapat membantu pengoptimalan tumbuh kembang bayi.

Oleh karena itu, sedapat mungkin pilihlah bahan makanan organik bermutu tinggi untuk membuat MPASI bayi Anda—baik MPASI rumahan atau MPASI kemasan.

Bagaimana cara menyiapkan MPASI organik?

Pada dasarnya ibu dapat memilih memberikan MPASI rumahan atau MPASI kemasan kepada bayi. Kedua jenis MPASI ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, perlu diingat bahwa MPASI yang diberikan kepada bayi harus memiliki kualitas yang baik. Artinya, proses pembuatannya harus higienis dan benar serta kandungan nutrisinya harus cukup memenuhi kebutuhan bayi – baik dari aspek makronutrien maupun mikronutrien – agar bayi tidak mengalami kekurangan nutrisi.

Masalah yang sering terjadi dengan pembuatan MPASI rumahan adalah kandungan nutrisinya kurang padat dan lengkap dibandingkan dengan MPASI kemasan. Oleh karena itu, jika Anda tetap ingin menyiapkan MPASI rumahan dengan bahan-bahan organik, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  • Pertama-tama, Anda harus memastikan bahwa MPASI buatan Anda tidak hanya mengandung karbohidrat, namun juga mengandung lemak, protein, vitamin, serta mineral. Beras merah, beras putih, kacang hijau, kentang, labu, wortel, bayam, kacang polong, hati, daging, ayam, kuning telur, dan pisang merupakan bahan makanan yang kerap digunakan dalam pembuatan MPASI.
  • Penambahan susu bayi dan sedikit minyak sayur dapat dilakukan agar kandungan protein dan kalori dalam MPASI tinggi.
  • Hindari bahan makanan yang berpotensi menimbulkan reaksi alergi seperti putih telur dan makanan laut pada awal pemberian MPASI.
  • Susu sapi baru dapat diberikan setelah bayi berusia lebih dari 1 tahun.
  • Pastikan bahan yang Anda gunakan masih dalam keadaan segar agar kandungan nutrisinya tinggi.
  • Cuci bahan makanan sebelum dipotong.
  • Bilas tangan Anda dengan air dan sabun sebelum mulai memasak.
  • Pastikan bahwa Anda memasak MPASI dengan matang. Untuk buah-buahan seperti pisang dapat dimasak atau diberikan langsung.
  • Hindari proses memasak terlalu lama atau dengan api yang terlalu besar, karena akan mengurangi kandungan nutrisi dalam MPASI yang Anda buat.
  • Terakhir, jangan menyimpan MPASI yang telah dimasak terlalu lama karena berpotensi terkontaminasi oleh kuman. Sebaiknya, berikanlah MPASI yang baru dimasak kepada bayi Anda setiap kali Anda memberi makan bayi. Alternatif lain yang dapat Anda berikan adalah MPASI organik kemasan yang telah diperkaya dengan kandungan nutrisi yang lengkap sesuai dengan kebutuhan bayi.

Adakah MPASI organik kemasan yang bagus, sehingga ibu yang sibuk/bekerja tetap bisa memberikan yang terbaik untuk anaknya?

Kini, semakin banyak supermarket yang menjual produk makanan kemasan yang berlabel organik. Bahkan toko organik kian merambah luas, begitu pula dengan restoran yang menyediakan makanan organik.

Di samping itu, sekarang sudah ada MPASI organik kemasan seperti Milna Bubur Bayi Organik yang dijual di supermarket konvensional maupun toko-toko kecil. Jadi, Anda tidak perlu khawatir lagi kesulitan mencari MPASI organik kemasan.  

Terbuat dari 95% bahan pangan organik berkualitas tinggi dan memiliki sertifikat resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Milna Bubur Bayi Organik merupakan satu-satunya MPASI organik yang diproduksi di Indonesia. Tersedia dalam dua rasa, yaitu beras merah dan kacang hijau yang tinggi protein, kalsium, zat besi, 12 vitamin, dan 8 mineral.

Sesuai dengan peraturan Standar Nasional Indonesia (SNI) yang berlaku, Milna Bubur Bayi Organik dan produk-produk Milna lainnya tidak memiliki kandungan bahan MSG dan pengawet. Kombinasi antara proses dan pemilihan bahan baku serta bahan kemas merupakan faktor utama yang menentukan umur simpan produk Milna.

Rangkaian produk nutrisi Milna lainnya terdiri dari:

1. Milna Biskuit Bayi (Untuk usia 6 bulan ke atas)

Keunggulan:

Kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi.

Vitamin C & E berperan sebagai antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Zat besi merupakan mineral penting untuk pembentukan sel otak.

11 vitamin & 5 mineral untuk menunjang pertumbuhan.

2. Milna Bubur Bayi Reguler (Untuk usia 6 bulan ke atas)

Keunggulan:

Omega-3 & Omega-6 untuk mengoptimalkan perkembangan otak.

Kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Zat besi merupakan mineral penting untuk pembentukan sel otak.

12 vitamin & 10 mineral untuk menunjang pertumbuhan.

3. Milna Toddler Biscuit (Untuk usia 12 bulan ke atas)

Biskuit yang diperkaya dengan kalsium dan DHA untuk menunjang kecerdasan anak. Terdiri dari dua rasa, yakni keju dan cokelat.

4. Milna Toddler Instant Pudding (Untuk usia 12 bulan ke atas)

Puding instan bergizi yang tinggi kalsium dan tanpa bahan pengawet. Tersedia dalam rasa cokelat dan stroberi.

0 Komentar

Belum ada komentar