Sukses

Langkah-Langkah Mengenalkan Berbagai Jenis Rasa pada Bayi

Proses mengenalkan berbagai rasa makanan dalam masa MPASI merupakan suatu hal yang sangat penting. Jika gagal, maka masalah makan yang mengganggu tumbuh kembang anak dapat muncul.

Pemberian nutrisi pada bayi tentunya harus dilakukan secara bertahap sesuai dengan usia dan pertumbuhan bayi. Pada awal kelahiran, jika bayi lahir dalam keadaan cukup bulan dan tidak ada masalah pada saluran cerna, bayi sudah dapat diberikan ASI. Setelah bayi berusia 4-6 bulan, kemampuan makan bayi meningkat dan saluran cerna bayi sudah semakin matang sehingga pada usia 6 bulan bayi sudah dapat diberikan makanan pendamping ASI (MPASI).

Pada usia 9-12 bulan, kemampuan makan bayi sudah semakin baik dan gigi bayi sudah mulai tumbuh, pada usia ini bayi sudah mulai dapat makan makanan rumah yang dihaluskan. Pada usia 1 tahun, koordinasi gerakan mengunyah bayi sudah semakin baik, saluran cerna bayi sudah semakin siap, dan gigi-geligi pun sudah semakin banyak tumbuh sehingga bayi di atas 1 tahun sudah dapat makan makanan rumah.

Peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya sangat ditentukan oleh proses pengenalan rasa dan tekstur makanan pada bayi. Proses mengenalkan berbagai rasa dan tekstur makanan dalam masa MPASI merupakan suatu hal yang sangat penting.

Jika proses pengenalan rasa dan tekstur ini berjalan dengan lancar, maka ke depannya bayi akan lebih menerima berbagai jenis rasa dari berbagai jenis makanan serta siap untuk berbagai jenis tekstur makanan. Jika proses ini gagal, maka berbagai masalah makan dapat muncul, seperti anak cenderung memilih jenis makanan tertentu sehingga dapat menghambat tumbuh kembangnya pada kemudian hari.

Pengenalan tekstur makanan pada bayi

Pada keadaan bayi normal, ibu cenderung memberikan MPASI dengan tekstur yang telalu lembut dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tidak memuaskan keinginan bayi untuk mengunyah, sehingga proses rangsangan pertumbuhan gigi bayi tidak optimal. Hal ini sering disebabkan sulitnya menyiapkan sendiri MPASI rumahan dengan tekstur yang pas untuk bayi.

Jika ibu menggunakan MPASI rumahan, tekstur MPASI harus secara perlahan ditingkatkan, mulai dari bubur cair, menjadi bubur halus, kemudian bubur lumat, dan bubur padat sehingga proses penerimaan bayi terhadap makanan rumah nantinya akan lebih mudah.

Pengenalan rasa makanan pada bayi

Sama halnya dengan pengenalan tekstur, pengenalan rasa kepada bayi juga harus dilakukan secara perlahan dan bertahap.

Saat awal pemberian MPASI, bubur serealia lebih baik diberikan karena mengandung zat besi yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan bayi usia 6 bulan. Kemudian, secara bertahap proses pengenalan rasa dilakukan dengan menambah sayuran pada MPASI serta pemberian buah-buahan. Selanjutnya, MPASI dapat ditambahkan dengan daging, hati, atau kunig telur. Biskuit bayi juga mulai dapat diperkenalkan kepada bayi.

Pada tahap awal pengenalan rasa, sebaiknya jenis rasa diperkenalkan saat satu kali makan dan tidak terlalu bercampur aduk antara satu rasa dengan rasa lainnya, cukup satu atau kombinasi dua rasa dalam satu kali makan.

Selanjutnya, setelah bayi sudah mengenal dan terbiasa dengan berbagai jenis rasa, barulah berbagai jenis bahan makanan dapat dipadukan pada MPASI. Perlu diingat bahwa seperti halnya orang dewasa, bayi juga menyukai rasa yang enak. Oleh karena itu, cobalah mencicipi sedikit MPASI bayi Anda sebelum Anda memberikannya kepada bayi. Jangan sampai Anda memberikan makanan yang tidak enak kepada bayi Anda.  

0 Komentar

Belum ada komentar