Sukses

Sering Sakit Kepala Bila Kena Panas Matahari

Sakit kepala akibat panas-panasan memang kedengarannya ringan. Tapi jangan salah, hal ini bisa menjadi kondisi yang serius jika tidak tertangani dengan tepat.

Sakit kepala setelah beraktivitas di tengah cuaca panas kerap kali kita alami, apalagi bagi orang-orang yang pekerjaannya di luar ruangan dan banyak terpapar panasnya matahari. Walaupun terkesan ringan, sakit kepala akibat panas-panasan ternyata dapat berubah menjadi kondisi yang serius dan mengancam nyawa bila tidak tertangani dengan tepat.

Apa sebenarnya penyebab sakit kepala secara umum?

Sakit kepala primer atau sakit kepala murni, yang tidak disebabkan penyakit tertentu, umumnya dilatar belakangi oleh perubahan komposisi kimiawi tubuh yang kemudian mempengaruhi saraf dan pembuluh darah. Perubahan ini dapat diakibatkan oleh kurang tidur, konsumsi alkohol, dan juga cuaca panas.

Mengapa cuaca panas dapat menyebabkan sakit kepala?

Pada saat cuaca panas, tubuh berusaha menjaga temperatur dirinya untuk tetap stabil melalui proses berkeringat. Akan tetapi, bila suhu sekitar terlalu panas dan asupan cairan kurang, pada titik tertentu tubuh tidak lagi mampu menghasilkan keringat dan akan mengalami dehidrasi. Salah satu tanda dehidrasi akibat hilangnya cairan tubuh adalah sakit kepala.

Jika tidak mampu menurunkan suhu dengan berkeringat, suhu tubuh akan ikut naik menyesuaikan suhu lingkungannya. Saat suhu tubuh mencapai 40oC atau lebih, gangguan fungsi tubuh akan mulai dapat terjadi seperti misalnya sakit kepala. Lama-kelamaan bisa terjadi kondisi yang dinamakan heat stroke, suatu keadaan yang berbahaya yang dapat mengakibatkan penurunan kesadaran, kerusakan sistem saraf pusat, bahkan menyebabkan kematian.

Risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas ini meningkat saat suhu lingkungan mencapai 32oC atau lebih. Anak-anak di bawah usia 4 tahun, orang tua di atas 65 tahun, orang yang sedang sakit atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti diuretik adalah golongan yang rentan mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca panas.

Bagaimana tanda-tanda gangguan kesehatan akibat cuaca panas?

Tanda-tanda gangguan kesehatan akibat cuaca panas hingga heat stroke meliputi:

  • Peningkatan suhu tubuh di atas 39oC.
  • Kulit kering, merah, panas dan tidak lagi berkeringat.
  • Nadi cepat dan kuat.
  • Sakit kepala hebat.
  • Kliyengan atau dizziness.
  • Mual.
  • Penurunan kesadaran.

Bagaimana penanganan pertama jika terjadi sakit kepala akibat panas-panasan?

Bila terjadi sakit kepala atau gangguan kesehatan lain akibat panas-panasan, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari tempat teduh. Selanjutnya, basuh tubuh dengan air dingin, berkipas atau membalut diri dengan kain dingin agar membantu menurunkan suhu tubuh dengan segera. Lakukan pemantauan suhu tubuh dan tetap lakukan usaha pendinginan hingga suhu tubuh mencapai 38oC. Jangan lupa cari pertolongan medis sesegera mungkin.

Bagaimana menghindari sakit kepala jika terpaksa harus panas-panasan?

Ada saatnya kita sulit menghindari sengatan panas matahari ketika harus beraktivitas di luar ruangan. Untuk menghindari sakit kepala dan gangguan kesehatan lain akibat panas-panasan, berikut beberapa kiat yang dapat dilakukan:

  • Gunakan baju yang tipis, berwarna cerah dan longgar. Jangan lupa juga topi yang lebar atau paying.
  • Gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih.
  • Cukupi asupan cairan. Centers of Disease Control and Prevention menganjurkan konsumsi 2 hingga 4 gelas air putih setiap jam saat harus beraktivitas berat pada cuaca panas.
  • Hindari mengonsumsi kafein dan alcohol. Dua jenis minuman ini dapat menyebabkan kehilangan cairan lebih banyak dan memperberat dehidrasi.

0 Komentar

Belum ada komentar