Sukses

Cara Mengeluarkan Dahak pada Si Kecil

Tidak tega rasanya mendengar Si Kecil terganggu tidurnya karena batuk. Karena ia sulit mengeluarkan dahak, batuknya pun lama sembuh. Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk mengeluarkan dahak pada Si Kecil?

Morinaga Alergi

Dahak Si Kecil yang tak habis-habis tentu dapat membuatnya rewel, apalagi jika ia sulit mengeluarkannya. Memang akan lebih baik jika Si Kecil dapat mengeluarkan dahaknya sendiri, agar batuknya lebih cepat sembuh. Selain itu, mengeluarkan dahak juga dapat menurunkan risiko infeksi paru-paru.

Namun, yang sering kali menjadi masalah adalah anak kecil – apalagi bayi – sulit sekali mengeluarkan dahak yang menumpuk di saluran pernapasannya. Alhasil, dahak tersebut malah keluar melalui muntahan ataupun feses, yang berupa buang air besar berlendir.

Oleh karena itu, mereka memerlukan bantuan Anda untuk dapat mengeluarkan dahak dari saluran pernapasan.

Penyebab Batuk Berdahak

Terdapat beberapa penyakit yang dapat menyebabkan batuk berdahak pada Si Kecil. Mulai dari yang ringan seperti infeksi virus common cold, yang lebih berat seperti influenza, sinusitis, alergi seperti asma, hingga penyebab yang lebih serius seperti infeksi paru-paru dan bronkiolitis.

Mengencerkan Dahak

Umumnya, dahak yang menumpuk memiliki konsistensi yang kental. Oleh karena itu, sebelum dapat dikeluarkan, Si Kecil harus mengencerkan dahak terlebih dahulu.

Apabila tidak mendung atau hujan, Anda dapat menjemur Si Kecil antara pukul 7 hingga 8 pagi selama 10 menit. Oleskan balsam atau minyak kayu putih – dapat pula menggunakan minyak telon – ke dada Si Kecil, sehingga ia dapat menghirup aroma hangatnya. Untuk anak yang lebih besar, Anda dapat menyediakan sebuah baskom berisi air panas, kemudian anak menghirup uapnya.

Minum air putih atau susu hangat juga dapat membantu mengencerkan dahak. Bagi anak yang lebih besar, minum kuah hangat pun membantu. Jika punya, Anda dapat memasang alat humidifier untuk melembapkan udara kamar Si Kecil.

Lebih baik lagi jika Anda memiliki alat penguap (nebulizer) di rumah (ini bisa dilakukan tanpa pengawasan dari dokter). Teteskan beberapa mililiter cairan garam fisiologis dan biarkan Si Kecil menghirup uapnya. Jika tidak punya, Anda dapat meneteskan 1-2 tetes cairan garam fisiologis ke hidung Si Kecil untuk mengencerkan dahaknya.

Mengeluarkan Dahak

Baringkan Si Kecil dengan posisi tengkurap pada pangkuan Anda. Posisikan kepalanya agar lebih rendah daripada kaki, kemudian tepuk-tepuk lembut punggung Si Kecil. Diharapkan cara ini akan membuat dahak turun dan keluar dari tenggorokan.

1 Komentar