Sukses

Kiat Memilih Jas Hujan untuk Si Kecil

Memasuki musim penghujan ini, kebutuhan akan jas hujan bagi Si Kecil menjadi sangat penting. Namun demikian, bukan berarti Anda dapat sembarangan memilih jas hujan.

Jangan biarkan Si Kecil kedinginan dan kehujanan hanya karena ia belum memiliki jas hujan. Selain memilih jas hujan yang warna dan gambar karakter kartunnya disukai Si Kecil, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal sebelum membeli jas hujan bagi sang buah hati.

Di samping berfungsi untuk mencegah hujan membasahi pakaian dan kulit, jas hujan juga dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk mode pakaian anak. Dengan desain, model, dan warna yang bermacam-macam, Si Kecil juga dapat bergaya di tengah rintik hujan.

Model

Ada beberapa model jas hujan yang dapat Anda pilih, yaitu ponco, atasan dan bawahan (celana), serta jas panjang.

Model ponco adalah yang paling praktis dan banyak ditemukan di mana-mana. Selain mudah digunakan, bentuknya yang lebar dapat pula melindungi tas punggung yang dibawa Si Kecil.

Sementara itu, model atasan dan bawahan sangat berguna jika Si Kecil akan dibonceng naik sepeda atau motor. Karena, jas hujan yang lebar dapat berisiko tersangkut di roda kendaraan.

Akan lebih baik lagi jika jas hujan Si Kecil juga memiliki tudung untuk melindungi kepalanya dari rintik hujan.

Bahan

Pilihlah bahan yang kuat, tahan air, namun tetap ringan. Beberapa bahan yang umum digunakan adalah plastik, polyvinyl chloride (PVC), dan parasut. Bahan plastik umumnya tipis, murah, namun kurang tahan lama. Sementara itu, bahan PVC dan parasut lebih kuat dan tahan lama, tetapi biasanya dijual dengan harga yang lebih tinggi.

Namun karena benar-benar kedap air, pakaian Si Kecil justru dapat menjadi lembap atau basah karena keringatnya tidak dapat menguap ke udara bebas – tertahan di dalam jas hujan. Apabila aktivitas Si Kecil hanya ringan-sedang dan tidak berlarian atau berolahraga, bahan-bahan tersebut masih baik untuk digunakan.

Jika Anda bersedia untuk merogoh kocek lebih dalam, telah tersedia berbagai jas hujan dengan bahan yang memiliki kualitas dan teknologi yang lebih tinggi. Bahan tersebut memungkinkan kulit dan pakaian Si Kecil tetap terlindung dari air hujan, namun tidak menjadi basah karena keringatnya sendiri. Hal ini dimungkinkan karena bahan jas hujan tersebut “dapat bernapas” (breathable).  

Ritsleting dan Jahitan

Pilihlah bahan ritsleting yang kuat dan tidak tembus air. Jahitan pada jas hujan mungkin membuat bagian-bagian jas terikat dengan kencang. Namun, justru melalui jahitan tersebut air masih dapat menyelusup. Oleh karena itu, Anda dianjurkan untuk memilih bahan yang di­-press (tidak ada jahitan) agar benar-benar tahan air.

Ukuran

Pilihlah jas hujan yang tidak terlalu ketat, agar memudahkan Si Kecil dalam bergerak. Namun, jangan lantas memilih jas hujan yang terlalu longgar karena dikhawatirkan dapat menghambat pergerakan Si Kecil.

0 Komentar

Belum ada komentar