Sukses

Tidak Ingin Tulang Keropos? Konsumsilah Tahu dan Tempe

Cara mudah jika Anda tidak ingin tulang keropos adalah dengan mengonsumsi tahu dan tempe. Mengapa tahu dan tempe dapat berperan mencegah tulang keropos? Berikut ulasannya.

Dalam penanganan tulang keropos (osteoporosis), faktor gizi/nutrisi menjadi suatu hal yang penting untuk diperhatikan. Produk olahan kedelai dipercaya dapat mencegah terjadinya tulang keropos.

Produk olahan kedelai yang paling umum ditemui adalah tahu dan tempe. Selain mudah untuk ditemukan di mana-mana, tahu dan tempe juga sangat terjangkau harganya.

Konsumsi tahu ataupun tempe sebagai menu tambahan makanan sehari-hari dapat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Pasalnya, tahu dan tempe berasal dari kacang kedelai yang dipercaya dapat mencegah tulang keropos.

Perlu Anda ketahui bahwa dengan bertambahnya usia, kadar hormon seks juga akan menurun, terutama kadar hormon estrogen pada wanita. Jika hormon tersebut menurun di dalam tubuh, sering terjadi pada wanita post-menopause, akan menyebabkan tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Oleh karena itu, selain kalsium dan vitamin D, hormon estrogen pun mempunyai peranan penting dalam mempertahankan massa tulang.

Fitoestrogen yang terdapat dalam kedelai (isoflavon) memiliki struktur yang mirip dengan estrogen. Fitoestrogen (isoflavon) dalam kedelai secara klinis menunjukkan manfaat positif dalam mencegah hilangnya kepadatan tulang.

Menurut studi meta-analisis dinyatakan bahwa isoflavon pada kedelai dapat meningkatkan massa tulang yang ada di dalam tubuh.

Penelitian menunjukan bahwa dengan mengonsumsi 30 gram (±1 ons) protein kedelai yang mengandung 66 mg isoflavon setiap hari dapat memberikan efek yang baik bagi kepadatan tulang sehingga dapat menurunkan risiko terkena osteoporosis. Selain itu, isoflavon pada kedelai juga dapat membantu mengatasi gejala post-menopause pada wanita, seperti rasa panas dan kemerahan pada area wajah.

Jadi mulai saat ini lengkapilah makanan Anda dengan produk olahan kedelai, seperti tahu, tempe, dan produk olahan kedelai lainnya agar dapat menurunkan risiko terjadinya tulang keropos. Selain menjaga nutrisi yang Anda konsumsi, Anda juga harus tetap aktif melakukan aktivitas fisik agar kesehatan tulang Anda dapat terjaga dengan baik.

0 Komentar

Belum ada komentar