Sukses

Lavender untuk Mengatasi Nyeri Otot

Lavender sudah sangat populer sebagai aromaterapi, tetapi ada juga yang menggunakannya untuk tujuan pengobatan misalnya pereda nyeri. Lalu, apakah lavender efektif untuk mengatasi keluhan tersebut?

Bunga lavender sudah sejak lama digunakan sebagai minyak esensial atau bahan dasar pewangi. Lavender dianggap memiliki efek yang menenangkan jika dihirup. Tak hanya itu, lavender diyakini mempunyai manfaat lain untuk terapi jerawat, mengatasi nyeri, gangguan pencernaan hingga melawan infeksi.

Yuk, kita ketahui lebih lanjut mengenai si bunga ungu ini!

Apakah lavender dapat mengatasi nyeri?

Nyeri otot dapat disebabkan oleh berbagai faktor misalnya cedera, stres, atau penggunaan otot yang salah. Ketika nyeri otot menyerang, melakukan aktivitas sehari-hari rasanya jadi serba salah. Obat oles dan obat minum pengurang rasa nyeri pun sering kali menjadi senjata utama.

Ternyata selain obat oles atau obat minum pengurang rasa nyeri, beberapa jenis tumbuhan di antaranya lavender, dapat berfungsi untuk mengurangi ketegangan dan nyeri otot.

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di jurnal Anesthetic Pain Medicine yang dilakukan pada subyek setelah menjalani operasi cesar, ditemukan bahwa individu yang menghirup esens lavender mengalami penurunan nyeri setelah operasi dibandingkan dengan kelompok placebo.

Pada studi lain yang dilakukan pada 50 subyek penelitian yang baru saja menjalani operasi payudara, terdapat penurunan rasa nyeri dengan pemberian esens lavender dibandingkan dengan yang tidak.

Apa saja manfaat lavender bagi kesehatan?

Lavender dikenal sebagai salah satu bahan yang memiliki efek menenangkan dan membuat rileks. Sehingga banyak digunakan oleh mereka yang mengalami insomnia, kecemasan, depresi dan sedang mengalami stres.

Pada salah satu studi menyebutkan bahwa aroma lavender dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak serta dapat membantu mengurangi gejala depresi. Selain itu, studi lain mempublikasikan bahwa aroma lavender dapat membantu mengurangi kegelisahan pada penderita dementia.

Apa saja efek samping penggunaannya?

Ekstrak lavender sering kali dicampurkan juga ke dalam berbagai produk sebagai penambah aroma atau sebagai efek terapeutik. Jika dihirup atau dioleskan secara langsung, bunga lavender dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Selain itu pada beberapa orang, menghirup aroma bunga lavender dilaporkan dapat menyebabkan nyeri kepala, mual serta muntah.

Minyak atau esens bunga lavender juga tidak diperbolehkan diminum karena dapat menyebabkan reaksi toksik.

0 Komentar

Belum ada komentar