Sukses

Cara Mengatasi Keseleo Saat Olahraga

Keseleo mungkin pernah Anda alami saat berolahraga. Untuk menangani keluhan tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Simak selengkapnya di sini.

Hampir semua orang pernah mengalami keseleo, baik pada pergelangan kaki maupun pergelangan tangan. Hal ini terutama sering dialami oleh Anda yang aktif berolahraga.

Pengertian Keseleo

Keseleo terjadi karena adanya robekan atau peregangan pada ligament, namun dapat juga terjadi karena penggunaan otot yang berlebih dan tidak tepat. Keseleo paling sering mengenai otot punggung bawah, leher, pundak dan paha.

Gejala Keseleo

Gejala-gejala keseleo yang dapat muncul, di antaranya:

  • Nyeri yang timbul tiba-tiba.
  • Pergerakan yang terbatas.
  • Pembengkakan.
  • Lebam atau perubahan warna.
  • Kekakuan otot.
  • Otot terasa seperti terikat.
  • Kelemahan otot.

Pada gejala yang ringan dan sedang, keluhan ini biasanya akan hilang sendiri dalam kurun waktu beberapa minggu. Namun jika berat, maka dapat membutuhkan waktu hingga beberapa bulan.  

Penyebab Keseleo

Keseleo pada umumnya terjadi karena adanya riwayat cedera atau trauma. Hal ini sering kali disebabkan oleh:

  • Kurang atau tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga.
  • Fleksibilitas yang kurang.
  • Penggunaan otot yang berlebihan.

Selain itu, Anda juga rentan mengalami keseleo ketika Anda:

  • Kelelahan.
  • Terpeleset.
  • Meloncat.
  • Berlari.
  • Melempar sesuatu.
  • Mengangkat sesuatu yang berat.

Penanganan Keseleo

Seperti yang dilansir oleh Mayo Clinic, untuk mengatasi keseleo adalah dengan metode RICE (rest, ice, compression, and elevation):

Rest (Istirahat)

Istirahatkan otot yang sedang mengalami keseleo. Hindari menggunakan otot yang sedang keseleo selama beberapa hari, terutama jika pergerakan dapat menimbulkan nyeri. Namun, terlalu lama beristirahat juga dapat membuat otot Anda menjadi lemah dan memperlama proses penyembuhan. Hindari mengistirahatkan otot Anda terlalu lama untuk menghindari kelemahan dan kaku otot.

Ice (Es)

Letakkan es sesegera mungkin setelah Anda mengalami cedera untuk mengurangi pembengkakan. Namun hindari meletakkan es langsung pada kulit Anda. Bungkus es dengan handuk dan letakkan es pada otot selama kurang lebih 20 menit. Ulangi setiap jam pada hari pertama. Pada hari berikutnya, letakkan es setiap 4 jam. Setelah 3 hari, aplikasikan kompres hangat untuk memperlancar peredaran darah.

Compression (Tekanan)

Untuk mengurangi pembengkakan, bungkus area yang mengalami keseleo dengan perban elastis hingga pembengkakan berkurang. Namun hindari jangan membungkus terlalu ketat karena dapat mengurangi sirkulasi peredaran darah.

Elevation (Angkat)

Usahakan untuk memposisikan otot yang cedera sejajar atau lebih tinggi dari jantung Anda.

Selain metode di atas, kiat lainnya yang dapat Anda lakukan antara lain:

  • Mengonsumsi obat pengurang rasa nyeri dan bengkak seperti ibuprofen atau paracetamol.
  • Gunakan obat oles untuk mengurangi keseleo seperti yang mengandung methysalisilat atau menthol.
  • Setelah kembali beraktivitas normal, pastikan Anda melakukan peregangan serta pemanasan yang cukup sebelum berolahraga.
  • Jika setelah melakukan cara-cara di atas keseleo Anda juga tak kunjung hilang, segeralah berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter.

0 Komentar

Belum ada komentar