Sukses

Memilih TK untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Si Kecil memiliki keadaan kesehatan tertentu? Jangan berkecil hati, ia tetap bisa mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Si Kecil dikatakan memiliki kebutuhan atau keadaan kesehatan khusus jika pada dirinya didapati beberapa hal.

Pertama, ia memang memiliki cacat fisik tertentu. Kedua, ia memiliki kesulitan yang bermakna dalam mengikuti pelajaran dibandingkan dengan teman-teman sekelasnya – baik dalam bidang sosial, bahasa, akademik, atau pun fisik. Ketiga, ia memerlukan tenaga pengajar dan fasilitas khusus untuk menunjangnya mengikuti pelajaran di sekolah.

Dibandingkan dengan teman-teman sebayanya, anak berkebutuhan khusus memiliki kesulitan dalam mengerjakan pekerjaan rumah, membaca dan menulis, berkomunikasi, berteman, atau pelajaran dan aktivitas sekolah secara umum.

Beberapa contoh dari anak berkebutuhan khusus adalah mereka yang memiliki autisme, IQ rendah, gangguan penglihatan dan/atau pendengaran, cerebral palsy, dan kesulitan belajar (disleksia atau hiperaktif).

Memilih Sekolah yang Tepat

Umumnya, anak berkebutuhan khusus dengan derajat yang ringan masih dapat mengikuti pelajaran di sekolah biasa yang kurikulumnya tidak terlalu sulit dan padat.

Meski demikian, sering kali anak berkebutuhan khusus tetap memiliki kesulitan dalam mengikuti pelajaran di sekolah biasa. Hal ini disebabkan karena tenaga pengajar dan fasilitas di sekolah tersebut kurang mendukung anak untuk dapat mengikuti pelajaran dengan baik.

Untuk memastikan agar Si Kecil tetap mendapatkan pendidikan yang sesuai, ada baiknya Bunda/Ayah mulai melirik sekolah yang memiliki sarana dan sumber daya yang tepat.

Sekolah yang diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kurikulum yang memang dirancang agar dapat diikuti dengan baik. Bahkan ada pula sekolah yang memiliki kurikulum yang berbeda-beda, tergantung dari keadaan setiap anak.

Misalnya, ada anak yang perlu ditekankan dalam memperbaiki komunikasi, membaca, menulis, dan kemandirian sehari-hari. Pastikan agar Bunda/Ayah memilih sekolah yang memang dapat mengakomodasi kebutuhan khusus Si Kecil. Ukuran kelas yang lebih kecil lebih disukai, karena perhatian guru akan lebih terfokus pada masing-masing murid.

Sekolah-sekolah ini juga ada yang menawarkan berbagai program ekstrakurikuler bagi murid-muridnya, seperti musik, komputer, teater, memasak, bercocok tanam, dan lain-lain. Pilihlah sekolah yang menawarkan program yang sesuai dengan kesukaan Si Kecil.

Jika Si Kecil memiliki keterbatasan fisik tertentu, pastikan agar sekolah yang dipilih memiliki fasilitas pendukung yang tepat. Misalnya jalanan, trotoar, dan toilet yang ramah untuk pengguna kursi roda, dan lain-lain.

Yang tak kalah penting yang perlu diperhatikan adalah kompetensi dan kualitas dari para tenaga pengajarnya. Pastikan agar para tenaga pengajar memiliki kompetensi yang bersertifikat resmi dalam menangani kebutuhan khusus Si Kecil. Tak kalah penting adalah perasaan kasih sayang, kesabaran, dan jiwa melayani yang dimiliki oleh para tenaga pengajar tersebut. Hal ini penting agar Si Kecil yang berkebutuhan khusus tetap merasa diperhatikan, dihargai, dan disayangi.

0 Komentar

Belum ada komentar