Sukses

Solusi Maag Kambuh Saat Menstruasi

Maag kambuh saat menstruasi, apa solusinya? Temukan solusi maag kambuh saat menstruasi dari dr. Mega Putri di sini.

Rasa nyeri ulu hati ketika mengalami menstruasi merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi. Gejala maag juga bisa muncul pada masa sebelum dimulainya siklus menstruasi (masa premenstrual).

Premenstrual Syndrome (PMS) adalah kumpulan gejala yang muncul pada saat menjelang menstruasi. Biasanya gejala ini muncul 5-7 hari sebelum dimulainya siklus menstruasi.

Salah satu gejala dari sakit maag kambuh saat menstruasi ataupun PMS diantaranya adalah nyeri dan panas di ulu hati. Penyebab dari PMS ini masih belum diketahui, ada yang menyebutkan bahwa reaksi hormonal sangat berperan, serta akibat dari turunnya kadar serotonin di dalam otak. Ketika hal tersebut terjadi, makanan dan stres dapat memperparah terjadinya gejala maag.

Gejala maag kambuh saat menstruasi ataupun PMS yang dirasakan biasanya terjadi segera setelah makan. Gejala tersebut juga umum dirasakan ketika tidur telentang atau membungkuk. Gejala lain yang juga dapat muncul adalah mual, muntah, serta perut kembung. Penyebab dari maag kambuh saat menstruasi ini adalah akibat ketidakstabilan hormon yang menyebabkan relaksasi pada pintu esofagus sehingga memudahkan asam lambung naik ke atas. Karena sifatnya yang asam, maka cairan tersebut dapat menyebabkan rasa panas di daerah ulu hati sampai leher.

Hal yang dapat kita lakukan untuk mengatasi maag kambuh saat menstruasi sama dengan mengatasi gejala maag pada umumnya. Antasida dapat digunakan untuk menteralisir asam lambung, mengurangi nyeri, dan rasa tidak nyaman yang terjadi. Apabila nyeri ulu hati menjadi lebih buruk, maka obat penghambat reseptor H-2, seperti ranitidine, cimetidine, dan famotidine dapat digunakan. Namun, penggunaan obat-obatan jenis ini memerlukan anjuran dari dokter.

Selain itu, penggunaan kontrasepsi oral juga dapat menjadi sebuah pertimbangan. Pasalnya, hormon yang terdapat di dalam obat kontrasepsi oral dapat menurunkan gejala maag pada saat PMS.

Selain obat-obatan, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi maag kambuh saat menstruasi, seperti memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Beberapa studi menganjurkan bagi para pemilik penyakit maag agar makan sesuai jadwal dengan porsi kecil, hindari memakan makanan yang dapat memicu tingginya pengeluaran asam lambung, posisi tidur dengan kepala dielevasi, dan menurunkan berat badan.

Beberapa wanita yang sedang menstruasi biasanya akan mengalami nyeri perut yang amat sangat. Rasa nyeri ini adalah rasa “melilit” yang dirasakan di perut bagian bawah. Terkadang, konsumsi obat antinyeri dapat mengurangi rasa nyeri yang dirasakan pada sakit maag yang kambuh saat menstruasi.

Akan tetapi, obat-obatan yang dikonsumsi tersebut juga mempunyai efek samping yang tidak baik terhadap lambung dan dapat memicu terjadinya maag. Setiap obat antinyeri dapat memicu terjadinya nyeri ulu hati, terutama apabila Anda yang sebelumnya mempunyai riwayat penyakit maag. Oleh karena itu, penggunaan obat-obat antinyeri harus digunakan seminimal mungkin agar efek samping yang dirasakan tidak semakin parah.

0 Komentar

Belum ada komentar