Sukses

Kiat Menyajikan Buah untuk Konsumsi Bayi

Kandungan gizi pada buah sangat diperlukan untuk tumbuh kembang bayi. Karena itu, cara penyajiannya juga harus tepat!

Pada masa MPASI, bayi dapat mulai diberikan pure buah dan jus buah. Perkenalkan setiap jenis buah kepada bayi selama 2-3 hari berturut-turut agar ia dapat mengenal rasa setiap jenis buah. Namun penyajian buah harus dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Karena jika tidak tepat, pencernaan bayi Anda bisa mengalami masalah. Berikut adalah buah-buahan yang dapat diberikan untuk bayi serta cara penyajiannya:

  1. Pisang

Kandungan yang terdapat dalam pisang adalah kalium, fosfor, dan vitamin A. Cara menyajikan pisang tergantung dengan kesiapan bayi. Sebagai awal, pisang dapat diberikan dengan cara dikerok atau dibuat pure, namun semakin bayi tumbuh besar Anda bisa memberikannya potongan kecil.

  1. Jeruk

Kandungan gizi dalam jeruk bervariasi, seperti vitamin C, A, serat, dan mineral lainnya. Cara menyajikan jeruk cukup dengan memeras jeruk dan mengambil airnya. Jeruk yang dapat diberikan kepada bayi adalah jeruk baby.

  1. Tomat

Kandungan gizi dalam tomat adalah vitamin A, asam folat, dan mineral. Cara menyajikannya bisa sebagai pelengkap rasa pada makanan utama lainnya, atau bisa juga dibuat jus dan disaring.

  1. Pir

Kandungan gizi dalam pir yaitu fosfor, kalium, dan vitamin C. Cara menyajikannya bisa dibuat jus dengan diambil airnya, dipotong kecil, atau dikukus agar empuk dan lembut jika dimakan.

  1. Apel

Kandungan gizi dalam apel yaitu vitamin C, A, dan mineral lain seperti fosfor dan kalium. Cara menyajikannya bisa dibuat jus dan disaring kemudian diambil airnya. Untuk bayi di atas 1 tahun sudah bisa diberikan jus apel tanpa disaring.

  1. Alpukat

Kandungan gizi dalam alpukat yaitu asam folat, serat, potasium, vitamin E, dan besi. Cara menyajikannya bisa dikerok halus, dibuat jus, atau ditumbuk. Daging alpukat yang lembut cocok untuk diberikan pada bayi sebagai awal perkenalan MPASI.

  1. Pepaya

Kandungan gizi dalam pepaya yaitu vitamin C, A, dan serat sehingga baik untuk saluran pencernaan. Cara menyajikannya bisa dikerok halus atau dipotong-potong kecil.

0 Komentar

Belum ada komentar