Sukses

Minuman yang Tepat untuk Turunkan Berat Badan

Minuman yang tepat dapat menekan nafsu makan dan membantu membakar kalori Anda!

Slim & Fit

KlikDokter.com - Banyak dari kita yang sedang berusaha menurunkan berat badan hanya memperhatikan apa yang kita makan dan tidak memperhatikan minumannya. Itulah kesalahannya. Seluruh minuman (kecuali air putih) mengandung kalori dan dapat menyumbang kalori dalam diet Anda. Memilih minuman yang tepat dapat menekan nafsu makan dan membantu membakar kalori. Jadi, minuman apa saja yang boleh dan sebaiknya dihindari saat sedang berdiet?

1. Hindari: Soda

Setiap kali Anda menenggak sebotol soda, Anda akan mendapatkan tambahan ratusan kalori. Meskipun Anda mengganti minuman bersoda Anda dengan diet soda tetap saja tidak dapat membantu penurunan berat badan Anda. Jika Anda tetap makan atau minum lebih banyak kalori dibandingkan dengan yang Anda bakar, tentu berat badan Anda akan meningkat.

Ganti dengan: Air putih

Mengganti minuman soda berkarbonasi dengan air putih tentu merupakan pilihan yang bijak dan dapat memangkas ratusan kalori Anda per hari. Minum air putih dua gelas sebelum makan dapat membuat Anda merasa lebih kenyang, sehingga Anda juga akan makan lebih sedikit. Tak hanya itu, minum air putih yang cukup juga dapat memberikan efek positif terhadap metabolisme tubuh dan membuat Anda terhindar dari dehidrasi. Bonusnya? Air putih mengandung nol kalori.

2. Hindari: Jus buah konsentrat

Jus buah memang mengandung nutrisi yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan soda namun kalori nya juga tak kalah banyak. Hal ini tentu menjadi dilema: Anda meninginkan tambahan vitamin dan antioksidan namun tanpa tambahan gula. Hindari atau batasi konsumsi jus buah konsentrat yang tidak mengandung 100% buah dan ditambahkan pemanis dalam jumlah banyak.

Ganti dengan: Jus buah atau sayuran segar

Jus sayuran sama bernutrisinya dengan jus buah, bahkan kalorinya juga bisa lebih rendah dibandingkan jus buah. Segelas jus tomat mengandung 41 kalori dibandingkan dengan 122 kalori yang terkandung di dalam jus jeruk. Buatlah jus Anda sendiri di rumah dan pilihlah buah atau sayuran yang mengandung serat tinggi untuk membuat Anda lebih kenyang.

3. Hindari: Smoothies

Mencampur pisang, stroberi atau mangga dengan segelas susu lalu diblender akan menghasilkan smoothies yang enak dan segar. Terlebih jika Anda tambahkan es krim atau madu, tentu akan menjadi lebih lezat. Anda juga akan mendapatkan bonus kalori yang menjulang tinggi.

Ganti dengan: Susu rendah lemak

Mengonsumsi makanan atau minuman berkalsium tinggi tentu sangat baik bagi tubuh. Pilihlah susu yang rendah lemak untuk menjaga tambahan kalori pada diet Anda. Selain itu, susu juga dapat membuat Anda menjadi lebih kenyang.

4. Hindari: Minuman Berenergi

Kebanyakan minuman berenergi dapat memberikan tambahan kalori yang besar seperti halnya soda. Minuman berenergi mungkin saja menambahkan nutrisi di dalam minumannya, namun tambahan kalorinya juga tak kalah banyak.

Ganti dengan: Teh hijau

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa teh hijau dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini diduga karena kandungan epigallocatechin yang terdapat di dalam teh hijau. Anda bisa memulainya dengan minum paling tidak dua gelas teh hijau setiap harinya.

5. Hindari: Kopi dengan ekstra "aksesori"

Ekstra "aksesori" yang dimaksud adalah ketika Anda menambahkan kopi Anda dengan krim, sirop, gula, dan susu. Lalu jadilah kopi ala gerai kopi favorit yang Anda sambangi setiap pagi. Segelas kopi dengan seluruh tambahannya dapat mengandung 570 kalori per gelasnya. Bahkan lebih banyak kalorinya dibandingkan porsi makan pagi Anda!

Ganti dengan: Kopi hitam

Anda mungkin adalah sekian dari banyak orang yang perlu minum paling tidak segelas kopi setiap harinya. Jika Anda tidak menyukai kopi hitam, Anda dapat menambahkan sedikit pemanis untuk menambah rasanya.

0 Komentar

Belum ada komentar