Sukses

4 Cara Mengatasi Pegal Betis

Betis pegal merupakan keluhan yang umum dilontarkan bagi mereka yang sering melakukan aktivitas berat. Cari tahu cara mengatasi betis pegal di sini.

Bila Anda memiliki aktivitas yang padat dan berat, keluhan betis pegal mungkin menjadi salah satu keluhan paling sering dialami. Selain buat kaki jadi terasa sakit, betis pegal juga buat kaki terasa kram dan sulit untuk bergerak. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, cari tahu cara mengatasi betis pegal merupakan salah satu solusinya. 

Namun, sebelum Anda mengetahui cara mengatasi betis pegal, ada baiknya jika Anda mengetahui terlebih dahulu penyebab betis pegal. Dijelaskan oleh dr. Theresia Rina Yunita dari KlikDokter, ada tiga faktor yang paling sering menyebabkan betis pegal, yakni: 

1 dari 4 halaman

1. Kram Otot

Kram otot pada bagian betis merupakan penyebab betis pegal yang paling umum terjadi. Biasanya, kondisi ini bisa terjadi saat Anda sedang olahraga. Misalnya, ketika Anda sedang dehidrasi atau tidak melakukan pemanasan dan pendinginan saat olahraga. 

2 dari 4 halaman

2. Otot Tegang

Otot tegang tidak hanya terjadi pada bagian leher, tapi juga pada bagian kaki. Otot tegang biasanya disebabkan karena adanya sobekan di sebagian atau seluruh serabut otot. Gejalanya pun bervariasi, ada yang tiba-tiba merasakan sakit, dan ada juga yang merasa tegang dan sulit untuk digerakan. 

Artikel Lainnya: Sakit Betis, Lakukan Ini untuk Mengatasinya 

3 dari 4 halaman

3. Varises

Tidak hanya menimbulkan garis biru pada permukaan betis Anda, tapi varises juga bisa menimbulkan rasa pegal pada bagian betis. Varises merupakan pembuluh darah yang membesar dan sering kali menonjol, sehingga mudah untuk terlihat. 

Varises yang berkembang akan memungkinkan darah untuk sulit mengalir sehingga bisa menimbulkan efek nyeri, kram otot dan betis pegal. 

Hal di atas merupakan tiga faktor paling umum yang menyebabkan seseorang mengalami betis pegal. Untuk mengatasi hal tersebut, adapun beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti: 

  • Kompres Es Batu

Mengompres bagian yang pegal dengan menggunakan air es atau es batu. Menurut dr. Theresia Rina, sifat dingin dari es bisa melemaskan otot-otot yang tegal selama betis pegal, dan akhirnya buat betis jadi terasa lebih rileks. 

“Ambil dua sampai tiga es batu, lalu balutkan pada kain dan kompres bagian betis Anda yang terasa pegal. Lakukan hal ini selama 10 sampai 15 menit, lalu lihat hasilnya,” ujar dr. Theresia Rina pada KlikDokter. 

Artikel Lainnya: Sakit Betis, Cari Tahu Penyebabnya di Sini 

  • Rendam Air Hangat

Selain mengompres dengan es batu, Anda juga bisa mencelupkan kaki ke dalam seember air hangat dan mendiamkannya selama 20 menit. Anda juga bisa menaburkan sea salt ke dalam seember air hangat untuk membantu mengendurkan otot pada betis pegal. 

  • Peregangan

Peregangan juga bisa jadi cara lainnya yang Anda lakukan untuk mengatasi betis pegal. “Anda diminta untuk mengangkat kaki Anda di atas tembok, lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian turunkan sambil Anda pijit-pijit. Jika betis masih terasa pegal, lakukan cara yang sama sampai betis terasa lebih rileks,” jelas dr. Theresia. 

  • Istirahat yang Cukup 

Ada harus beristirahat sesegera mungkin setelah Anda mengalami betis pegal. Cobalah untuk membatasi berjalan dan melakukan gerakan dalam 23 jam pertama untuk menghindari terjadinya betis pegal yang berlanjut.

  • Oleskan Krim/Salep 

“Ada banyak krim untuk betis pegal yang dijual di pasaran. Anda bisa mengoleskan krim tersebut pada bagian betis yang pegal, dan diamkan selama beberapa menit. Gunakan krim ini sebanyak dua kali dalam sehari setelah mandi untuk mempercepat penyembuhan,” tambah dr. Theresia Rina. 

Apabila cara-cara di atas tidak meringankan kondisi betis pegal yang dirasakan, cobalah memeriksakan hal ini ke dokter. Hindari mengurut betis pegal karena bisa terjadi kesalahan otot saat pengurutan terjadi. Jika dokter memperbolehkan, maka carilah tukang urut yang sudah profesional dan tidak abal-abal.

[RPA/AYU]

3 Komentar