Sukses

Protein Kedelai dan Kolesterol

Apakah protein kedelai dan tingkat kolesterol di didalam tubuh memiliki hubungan? Apakah protein kedelai membantu mengurangi kolesterol atau malah menambah kadar kolesterol tersebut? Berikut ulasannya.

KlikDokter.com - Menambahkan tahu pada masakan tumis, susu kedelai dan oatmeal untuk sarapan pagi, atau edamame sebagai camilan Anda dapat menjadi langkah yang baik jika Anda menginginkan penurunan kadar kolesterol Anda.

Studi oleh ahli jantung, James Beckerman, MD dari Portland menunjukkan bahwa protein kedelai dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, tetapi bukti tersebut belum benar-benar terbukti secara kuat.

Namun demikian, mengonsumsi makanan olahan kedelai dapat membantu menurunkan LDL (Low-density Lipoprotein) Anda sekitar 3%. Walaupun jumlah tersebut terbilang sedikit, tetapi ketika Anda mencoba untuk mengambil keuntungan dari segala sesuatu yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan kadar kolesterol Anda, hal tersebut layak untuk dipertimbangkan.

Kedelai merupakan sumber protein dan serat yang baik. Selain itu, kedelai juga sehat bagi jantung karena mengandung omega-3, meskipun bukan jenis yang sama seperti yang Anda dapatkan pada salmon atau tuna. Selain itu, kedelai secara alami terbebas dari kolesterol, dan rendah lemak jenuh.

Cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan tersebut adalah dengan menukar makanan Anda dengan produk kedelai, khususnya jika Anda biasanya mengonsumsi makanan yang tinggi lemak hewani. Salah satunya dengan minum susu kedelai daripada minum susu sapi yang tinggi lemak.

Namun demikian, diet terbaik untuk Anda adalah diet yang memiliki berbagai jenis makanan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Diet tersebut lebih baik daripada diet yang terlalu banyak menggunakan produk kedelai.

Makan kedelai dalam jumlah sedang adalah hal yang baik. Walaupun jarang terjadi, tetapi pada beberapa orang memiliki yang memiliki masalah pencernaan akan terjadi hal-hal seperti sakit perut, mencret, atau diare ketika mereka makan kedelai terlalu banyak, khususnya bagi Anda yang alergi terhadap kedelai.

0 Komentar

Belum ada komentar