Sukses

Pitosterol: Sang Penurun Kolesterol

Pitosterol dipercaya dapat menurunkan jumlah kolesterol di dalam tubuh, benarkah demikian? Berikut ulasannya.

KlikDokter.com - Pitosterol merupakan salah satu jenis kolesterol. Namun, pitosterol bukannya menyumbat arteri kita, pitosterol justru membersihkan sumbatan lemak dalam arteri. Pitosterol meningkatkan gerakan kolesterol dalam saluran usus dan membantu memblokir tempat di usus yang menjadi tempat menyerapnya kolesterol. Diibaratkan seperti kursi tempat duduk, jika ada 10 kursi untuk 10 badan kolesterol, maka semua dari mereka akan mendapatkan tempat duduk. Tetapi jika Anda menambahkan tambahan 10 pitosterol, kemungkinan besar bahwa kursi akan dibagi secara merata antara kolesterol dan pitosterol sehingga memungkinkan untuk kolesterol yang tersisa akan tidak jadi diserap.

Ada dua tipe dasar pitosterol: sterol dan stanol. Meskipun nama mereka berbeda, penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam dampak kesehatan terhadap kolesterol bila dikonsumsi sebagai bagian dari diet rendah lemak. United States Food and Drug Administration (FDA) menyetujui klaim kesehatan untuk tanaman ester sterol/stanol untuk mengurangi risiko penyakit jantung.

Apa Saja Makanan yang Mengandung pitosterol?

Secara umum pitosterol sangat berlimpah dalam biji-bijian, kacang-kacangan, dan minyak jagung.

Berikut penjelasannya:

  • Minyak jagung mengandung pitosterol 264mg/ons

Minyak jagung adalah salah satu minyak goreng yang paling populer di Amerika Serikat. Sebuah penelitian terkontrol menempatkan orang-orang di kedua diet yang mengandung 30% lemak, terutama lemak dari minyak jagung dan dari campuran minyak bunga matahari/zaitun. Para peneliti menemukan bahwa kandungan vitamin E dari minyak jagung melakukan fungsi yang lebih baik dalam melindungi DNA dari sel-sel yang bermutasi menjadi sel kanker berbahaya dibandingkan dengan diet dengan bunga matahari dan minyak zaitun.

  • Biji wijen/minyak wijen mengandung pitosterol 200-223mg/ons

Minyak wijen sangat bagus untuk menggoreng karena memiliki titik didih yang tinggi. Biji wijen dan minyak dari biji wijen memiliki manfaat lain untuk kesehatan jantung di luar dari manfaat kandungan pitosterolnya. Dalam sebuah penelitian kecil, pria hipertensi yang diberi penatalaksanaan pada rejimen harian lebih dari satu ons minyak wijen, diamati bahwa mereka memiliki aliran darah yang lebih baik melalui arteri mereka. Ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa asupan harian minyak wijen meningkatkan fungsi endotel.

  • Biji bunga matahari mengandung pitosterol 150mg / 1/4 cup

Biji bunga matahari merupakan sumber magnesium yang sangat baik. Selain itu, biji bunga matahari juga merupakan sumber tembaga, mangan, selenium, thiamin, dan vitamin E hampir setengah dari kebutuhan harian Anda. Nutrisi ini juga merupakan sumber yang baik dari vitamin B. Pitosterol dalam biji bunga matahari adalah beta-sitosterol yang dapat memberi manfaat bagi prostat dan kesehatan jantung.

0 Komentar

Belum ada komentar