Sukses

Bolehkah Memberikan Sosis dalam MPASI?

Banyak orangtua yang bertanya, apakah boleh menyajikan sosis dalam menu MPASI Si Kecil? Temukan jawabannya di sini.

KlikDokter.com – Sosis adalah makanan yang sangat populer di Indonesia. Banyak sekali iklan layar kaca yang menggambarkan betapa enaknya sosis itu. Sosis terbuat dari daging cincang dan beberapa bahan lainnya, dan sering dijumpai dalam bentuk bulat panjang seperti jari-jari manusia. Di Indonesia, sosis banyak dijual dalam bentuk siap konsumsi. Namun, di balik kelezatannya, sosis bukanlah asupan yang baik untuk kesehatan Si Kecil.

Kandungan di dalam sosis yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kanker adalah sodium nitrate. Sodium nitrate merupakan garam yang berfungsi sebagai pengawet pada olahan daging seperti sosis. Zat ini pula yang membuat sosis tampak lebih merah dan menarik serta lebih enak rasanya. Menurut Mayo Clinic, sodium nitrate juga berpotensi merusak pembuluh darah dan menyebabkan diabetes.

Penggunaan bahan kimia sebagai bahan tambahan makanan (food additive) sering ditemui pada makanan dan minuman. Fungsi bahan tambahan makanan ini adalah untuk memperlambat kerusakan makanan – baik yang disebabkan oleh bakteri, ragi, maupun jamur – dengan cara menghambat, mencegah, dan menghentikan proses fermentasi dari bahan makanan tersebut.

Daging merupakan makanan yang mudah rusak, karena itu diperlukan pengawet untuk penyimpanan yang lama. Nitrat merupakan salah satu pengawet yang digunakan dalam proses pengawetan daging untuk memperoleh warna yang baik dan mencegah pertumbuhan mikroba. Namun, penggunaan nitrat untuk mempertahankan warna daging dan ikan dapat menimbulkan efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan, seperti kanker.

Oleh sebab itu, sebisa mungkin hindari memasukkan sosis dalam menu MPASI. Perbanyaklah sayur-sayuran yang terbukti lebih berguna untuk kesehatan Si Kecil, seperti bayam, kangkung, dan kol. Daging-dagingan seperti daging ayam dan ikan juga bisa diberikan.  

0 Komentar

Belum ada komentar