Sukses

Anemia Berbahaya! Kenali Gejalanya

Anemia merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Karenanya, Anda perlu untuk mengenali gejala-gejala yang ditimbulkan oleh anemia. Berikut Ulasannya.

KlikDokter.com – Kurang darah atau anemia adalah suatu keadaan dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin dalam tubuh berada dibawah nilai normal. Anemia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yakni:

  1. Anemia karena penurunan jumlah produksi sel darah merah, contohnya adalah pada kasus  kekurangan nutrisi seperti zat besi atau vitamin B12.
  2. Anemia karena peningkatan destruksi sel darah merah, contohnya adalah pada penyakit gangguan kekebalan tubuh atau penyakit talasemia (penyakit kelainan darah turunan).
  3. Anemia karena kehilangan darah dalam jumlah yang besar, contohnya pada kecelakaan, trauma, menstruasi hebat atau perdarahan lainnya.

Anemia dapat juga dibagi menjadi fase akut dan fase kronik. Fase akut adalah fase anemia dengan keadaan yang mendadak, biasanya nilai sel darah merah atau hemoglobin berada pada 7-8g/dl, sedangkan fase kronik adalah suatu keadaan anemia yang sudah berlangsung lama dengan nilai sel darah merah atau hemoglobin hanya 4-5g/dl.

Anemia memiliki 2 gejala, yakni anemia yang dapat dirasakan dan anemia yang tidak dapat dirasakan oleh penderitanya. Gejala yang timbul diakibatkan oleh penurunan hemoglobin sehingga menyebabkan transportasi oksigen menurun. Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah apakah ada penyakit lain yang menyebabkan anemia seperti kanker atau talasemia. Selain itu, perlu juga memperhatikan apakah ada riwayat pada keluarga, pekerjaan yang berisiko seperti terpapar dengan radiasi hebat, penggunaan obat-obatan tertentu, gangguan pada kehamilan, dan yang terpenting adalah dengan memperhatikan asupan konsumsi makanan sehari hari yang sehat. Gejala anemia biasanya tidak spesifik dan tergantung dari penyebab dan hal lain yang memungkinkan terjadinya anemia, namun beberapa gejala yang paling umum ditemukan adalah:

  • Mudah lelah dan letih
  • Perasaan berdebar-debar pada jantung
  • Sesak napas dan sakit kepala
  • Sulit untuk konsentrasi
  • Kulit yang pucat termasuk di wajah, bibir dan pada konjungtiva mata
  • Keram pada kaki atau tangan
  • Serta gejala lain seperti BAB berdarah, kulit kuning dan sulit tidur

Dokter akan melakukan pemeriksaan mulai dari gejala terjadinya anemia diikuti dengan melakukan pemeriksaan fisik. Pemeriksaan laboratorium juga rutin dilakukan untuk melihat apakah terdapat kelainan dalam jumlah produksi darah merah atau kelainan lainnya yang mendasari terjadinya anemia. Tanda bahaya yang perlu diperhatikan dari anemia adalah apabila adanya penurunan kesadaran, gangguan tanda vital pada denyut jantung dan pernapasan disertai dengan perdarahan yang banyak serta aktif dimana hal tersebut dapat mengancam jiwa. Pemeriksaan berkala (Medical checkup) dapat dilakukan untuk proses screening gejala awal anemia sehingga dapat menemukan penyebabnya.

0 Komentar

Belum ada komentar