Sukses

Heartburn atau Heart Attack?

Pernahkah Anda mengalami rasa seperti terbakar pada bagian dada? Hati-hati heartburn dan bisa berujung pada heart attack. Berikut ulasannya

KlikDokter.com - Heartburn atau rasa terbakar pada bagian dada merupakan salah satu dari gejala penyakit GERD (Gastrosophageal reflux disease). Heartburn disebabkan oleh karena refluks dari asam lambung yang naik kembali ke esophagus atau kerongkongan. Rasa panas seperti terbakar pada bagian dada berbeda-beda pada tiap individu yang merasakannya.

Penyakit GERD terjadi ketika sfinger lemah atau relaksasi yang tidak berfungsi dengan baik yang menyebabkan isi lambung naik kembali ke esophagus (refluks) sehingga seseorang akan mengalami mual bahkan muntah. Akibat dari naiknya asam lambung akan membuat iritasi dan membakar esofagus atau kerongkongan sehingga menimbulkan heartburn sampai bagian dalam leher bahkan tenggorokan.

Beberapa gejala yang dapat timbul pada heartburn akibat penyakit GERD yakni:

  • Perasaan terbakar pada dada tepat dibelakang tulang dada yang timbul setelah makan dan berakhir beberapa menit atau beberapa jam setelah makan.
  • Nyeri dada, terutama setelah membungkuk atau berbaring. Ingat bahwa Anda harus segera periksa ke dokter bila mengalami nyeri dada yang sulit dijelaskan.
  • Rasa terbakar/panas/asam di tenggorokan.
  • Sulit menelan.
  • Perasaan tidak nyaman seperti ada makanan yang tersangkut di tenggorokan dan di daerah dada bagian tengah.
  • Heartburn juga dapat menyebabkan batuk kronik, nyeri tenggorokan, dan suara serak.

Bagaimana membedakan heartburn dengan serangan jantung (heart attack)?

Seringkali nyeri dada yang disebabkan oleh serangan jantung dan riwayat heartburn karena penyakit GERD (Gastrosophageal reflux disease) yang berat sangat sulit dibedakan, dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan diagnosis. Berikut hal-hal yang dapat diperhatikan untuk membedakan 2 gejala tersebut:

1. Heartburn karena penyakit GERD:

  • Rasa tajam dan sensasi terbakar tepat dibawah tulang dada atau iga.
  • Nyeri biasanya tidak menjalar ke bahu, leher, atau lengan.
  • Nyeri biasanya timbul setelah makan, berbaring, dan melakukan aktivitas.
  • Gejala biasa berkurang dengan pemberian obat antasid  (penetralisir asam lambung).
  • Heartburn akibat penyakit GERD  jarang disertai dengan keringat dingin.

2. Heart attack (Serangan Jantung):

  • Perasaan nyeri yang bersifat tumpul, tertimpa beban, seperti diikat pada dada.
  • Nyeri dada yang timbul mendadak dan semakin memburuk terutama bila diikuti dengan aktivitas.
  • Rasa nyeri yang diikuti dengan pusing
  • Nyeri dapat menjalar ke bahu, leher, rahang, atau lengan.
  • Sesak napas
  • Sering disertai dengan keringat dingin

Segera untuk menemui dokter apabila gejala-gejala di atas timbul dan tidak membaik dengan posisi maupun obat tertentu agar dapat diketahui diagnosis dari penyakit yang di derita apakah penyakit GERD (Gastrosophageal reflux disease) ataukah serangan jantung.

0 Komentar

Belum ada komentar