Sukses

Cara Diet Rendah Kalori yang Benar

Berapakah jumlah kalori harian yang dibutuhkan? Apa saja makanan yang tinggi dan rendah kalori? Baca selengkapnya di sini!

Slim & Fit

KlikDokter.com – Diet rendah kalori bertujuan untuk menurunkan berat badan, sehingga bisa mencapai angka ideal Anda. Tiap makanan mengandung kalori yang dibutuhkan untuk tubuh. Namun jika jumlah kalori yang masuk melebihi jumlah kalori yang dibakar, maka dapat berakibat pada peningkatan berat badan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui mengenai diet rendah kalori:

Berapakah jumlah kalori harian yang dibutuhkan?

Jumlah kalori harian yang dibutuhkan untuk wanita usia 19-51 tahun pada umumnya berkisar antara 1800-2000 kalori. Wanita usia yang lebih muda membutuhkan kalori lebih banyak dibandingkan dengan wanita yang usianya lebih tua. Sedangkan pria usia 19-51 tahun pada umumnya membutuhkan 2200-2400 kalori. Namun bervariasi bergantung dengan aktivitasnya sehari-hari.

Bagaimana cara menurunkan berat badan?

Jawabannya sederhana. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda perlu mengurangi jumlah kalori harian Anda. Pada wanita, berarti Anda perlu mengonsumsi kurang dari 2000 kalori per hari. Secara teori memang terdengar mudah, namun ketika dipraktikkan tentu membutuhkan niat dan tekad yang kuat. 

Namun, diet rendah kalori dengan kalori yang terlalu rendah (biasanya berkisar 800-1000 kalori per hari) memiliki beberapa efek samping seperti: susah BAB, mual, diare, atau kelelahan. Selain itu, penurunan berat badan yang terlalu drastis juga meningkatkan risiko terkena batu empedu.

Makanan apa saja yang perlu dihindari saat berdiet?

Banyak makanan yang sering kali kita kira sehat ternyata mengandung kalori yang tinggi. Makanan seperti selai kacang, cokelat, keju, pasta, roti dapat secepat kilat menambah sentimeter lingkar pinggang Anda.

Selain itu, hindari juga makanan yang mengandung "kalori kosong", karena dapat menggagalkan diet rendah kalori Anda. Makanan ini pada umumnya tinggi lemak dan gula, namun mengandung sedikit atau tidak ada nutrisi sama sekali. Misalnya donat, kue, es krim, piza, dan sosis.

Dalam melakukan program diet, hindarilah crash diet. Crash diet adalah diet dengan kalori yang amat sangat rendah, yaitu kurang dari 200 kalori per hari. Anda mungkin sering kali melakukannya ketika sudah terpepet atau "terpojok", karena harus menghadiri acara penting namun baju Anda tidak ada satu pun yang cukup.

Diet jenis ini seakan menjadi solusi. Namun Anda perlu berhati-hati karena crash diet dapat menyebabkan beberapa problem kesehatan yang cukup serius, seperti menurunkan daya tahan tubuh, menurunkan metabolisme, menyebabkan dehidrasi dan gangguan jantung jika dilakukan terus-menerus.

0 Komentar

Belum ada komentar