Sukses

Binatang Juga Bisa Cetuskan Alergi!

Alergi dapat mengganggu kondisi psikologis anak dan turut mempengaruhi tumbuh kembangnya. Bagaimana cara menangani hal tersebut?

KlikDokter.com - Binatang sering kali menjadi teman bermain dan sahabat bagi anak-anak. Namun jika anak Anda bersin-bersin, pilek, sesak, mengalami bentol kemerahan pada kulit atau mata berair setelah bermain dengan binatang, mungkin anak Anda alergi terhadap binatang. Studi di Inggris menuliskan bahwa alergi terhadap binatang merupakan penyebab alergi kedua terbanyak.

Binatang apa yang sering menimbulkan alergi?

Pada dasarnya, semua binatang yang berbulu memiliki potensi untuk mencetuskan alergi. Data menunjukkan bahwa binatang peliharaan yang paling banyak mencetuskan alergi adalah kucing dan anjing. Binatang lain yang juga dapat mencetuskan alergi adalah tikus, kuda, dan kecoak.

Bagian mana dari binatang yang menyebabkan alergi?

Alergi yang dicetuskan oleh binatang pada dasarnya disebabkan oleh protein yang terdapat pada bulu, kulit, air liur, keringat, atau urine binatang. Kulit mati yang terlepas dari binatang merupakan bagian yang paling sering mencetuskan alergi. Kulit mati ini dapat tertiup angin dan menyebar bahkan sampai ke rumah atau bangunan lain di sebelahnya. Selain itu, air liur yang mengering juga sangat mudah terbawa oleh aliran udara.

Bagaimana cara melindungi anak dari alergi terhadap binatang?

Solusi terbaik jika anak Anda alergi terhadap binatang adalah tidak memelihara binatang di rumah, terutama binatang yang memiliki bulu seperti anjing, kucing, kelinci, hamster, atau burung.

Jika karena satu dan lain hal, keberadaan binatang di lingkungan sekitar Anda tidak dapat dihindari, maka beberapa langkah ini dapat dilakukan:

  1. Cegah anak melakukan kontak dengan binatang (bermain, memeluk, atau mencium binatang)
  2. Segera cuci tangan dengan air dan sabun, mandi dan keramas, serta berganti pakaian setelah kontak dengan binatang. Pakaian yang digunakan saat kontak dengan binatang sebaiknya segera dicuci
  3. Bersihkan sepatu anak setiap pulang sekolah
  4. Bersihkan setiap permukaan (seperti dinding, meja, lemari) secara rutin
  5. Bersihkan furnitur yang dapat “menyimpan” bulu seperti sofa atau gorden, dengan vacuum cleaner secara rutin

Jika Anda memang memelihara binatang di rumah, jangan izinkan binatang masuk ke dalam rumah (apalagi ke dalam kamar). Mandikan binatang peliharaan Anda sedikitnya satu minggu sekali. Kandang binatang juga harus dibersihkan secara teratur.

0 Komentar

Belum ada komentar