Sukses

Pernah Kena Batu Ginjal, Berisiko Tulang Keropos

Anda pernah terkena batu ginjal? Belum terlambat untuk mengantisipasi terjadinya osteoporosis atau tulang keropos. Karena disebutkan, tulang keropos dan batu ginjal berhubungan.

KlikDokter.com - Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah hal yang sangat banyak dikhawatirkan terutama oleh orang yang sudah lanjut usia. Ketika seseorang terkena tulang keropos, kepadatan tulang menjadi sangat rendah dan akibatnya akan mudah patah, bahkan dengan benturan ringan atau tanpa benturan sekalipun.

Banyak faktor yang memperbesar kemungkinan seseorang terkena tulang keropos, di antaranya:

  • Usia

Setelah usia 30 tahun, kepadatan dan kekuatan tulang akan menurun yang diikuti dengan penurunan masa tulang, sehingga mengakibatkan tulang keropos.

  • Jenis Kelamin

Wanita di atas usia 50 tahun akan memiliki risiko tinggi mengalami tulang keropos. Dibandingkan dengan pria, wanita memiliki risiko 4 kali lipat terkena tulang keropos. Berat badan wanita yang lebih ringan, tulang yang lebih tipis dan usia hidup yang lebih panjang adalah alasan mengapa risiko tulang keropos pada wanita lebih tinggi dibandingkan pria.

  • Etnis Asia dan Berat badan

Wanita dan pria yang memiliki postur tubuh kurus dan kecil memiliki risiko lebih besar mengalami tulang keropos. Demikiannya etnis Asia, yang memiliki kecenderungan bertumbuh kurus dan lebih kecil dibandingkan ras lainnya.

Sama halnya dengan berat badan, mereka yang kurus dan memiliki postur tubuh kecil memiliki masa tulang yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan orang yang lebih berat dan besar.

  • Genetik

Seseorang yang memiliki riwayat tulang keropos atau patang tulang pinggul di keluarganya juga akan memiliki risiko yang lebih besar untuk menderita tulang keropos.

  • Gaya Hidup

Gaya hidup juga merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko tulang keropos. Ketika seseorang kurang beraktivitas dan lebih banyak duduk dalam kesehariannya, dirinya menjadi sangat rentan terkena tulang keropos. Begitu pula apabila seseorang kurang asupan kalsium dalam menu sehari-harinya.

  • Rokok dan Alkohol

Walaupun belum ditemukan hubungan yang jelas, ternyata rokok juga turut berkontribusi dalam menurunkan kepadatan tulang seseorang, sama halnya dengan minuman beralkohol.

  • Obat-obatan tertentu

Beberapa obat juga terbukti meningkatkan risiko terjadinya tulang keropos, contohnya steroid.

Beberapa faktor risiko di atas pada prinsipnya dapat dimodifikasi dengan perubahan gaya hidup. Yakni dengan menjaga pola hidup yang sehat dan seimbang melalui olahraga teratur. Khususnya weight bearing exercise yang menggunakan beban ringan, karena akan sangat membantu menghindari terjadinya tulang keropos. Tak ketinggalan untuk menambahkan asupan kalsium dalam menu makanan Anda.

Faktor risiko lain yang ternyata berkaitan dengan tulang keropos adalah batu ginjal.  dr. Laura Carbone, Kepala Rematologi di Medical College, Georgia, Amerika Serikat, mengatakan bahwa bila seorang laki- laki memiliki riwayat batu ginjal maka dirinya juga rentan terkena tulang keropos.

Akan tetapi, bagaimana dengan wanita? Studi terbaru menyatakan bahwa pada wanita, korelasi ini tidak terjadi. Batu ginjal pada wanita ternyata tidak memiliki hubungan dengan terjadinya tulang keropos. Namun apabila wanita tersebut memilki riwayat terkena satu batu ginjal, maka ia akan berisiko memiliki batu ginjal yang kedua dan seterusnya.

Berdasarkan studi yang dilakukan National Osteoporosis Foundation, satu dari dua wanita dan satu dari empat laki-laki di atas usia 50 tahun akan mengalami patah tulang yang berkaitan dengan tulang keropos.

Lalu apa saja yang menyebabkan seseorang rentan terkena batu ginjal? Penelitian menunjukan kurangnya minum air putih, makanan tinggi garam dan berkalori tinggi adalah tiga faktor yang berperan dalam pembentukan batu ginjal. Apabila ketiga faktor ini dapat dihindari dengan pola makan yang sehat serta banyak minum air putih, tentu pembentukan batu ginjal akan dpat dicegah dengan baik. Selamat menikmati hidup sehat!

0 Komentar

Belum ada komentar