Sukses

Jenis-Jenis Sakit Kepala yang Perlu Diketahui

Sakit kepala kedengarannya memang sepele. Tapi jika terjadi terus-menerus, tentu akan mengganggu aktivitas. Apa sajakah jenis-jenis sakit kepala?

KlikDokter.com - Sakit kepala merupakan keluhan yang paling sering ditemui di masyarakat. Bahkan hampir semua orang pernah mengalami sakit kepala. Keluhan sakit kepala memiliki banyak karakteristik yang dapat dibedakan menjadi beberapa jenis sakit kepala.

Berdasarkan Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia, sakit kepala dibagi menjadi dua kriteria yakni:

  1. Sakit kepala primer adalah sakit kepala yang tidak berhubungan dengan penyakit lain. Sakit kepala ini dibedakan menjadi sakit kepala migrain, klaster, tension-type headache, dan vertigo.
  2. Sakit kepala sekunder merupakan sakit kepala yang berhubungan dengan kelainan sistemik atau kelainan sakit kepala yang disebabkan oleh akibat dari penyakit lain.

Pada setiap sakit kepala perlu ditentukan keluhan lain yang perlu dilihat. Keluhan yang biasanya sering menjadi karakteristik pada setiap kepala adalah sebagai berikut, selengkapnya di halaman selanjutnya:

1 dari 2 halaman

Jenis-Jenis Sakit Kepala yang Perlu Diketahui

Neuralgin Rhema

Pada setiap sakit kepala perlu ditentukan keluhan lain yang perlu dilihat. Keluhan yang biasanya sering menjadi karakteristik pada setiap kepala adalah sebagai berikut:

  • Lamanya keluhan sakit kepala. Keluhan sakit kepala dibedakan menjadi akut dan kronik. Keluhan akut berlangsung jika keluhan sakit kepala kurang dari 15 hari, sedangkan keluhan kronik biasanya lebih dari 15 hari dalam bulan dan biasanya berhubungan dengan adanya penyakit lain.
  • Skala nyeri sakit kepala. Derajat sakit kepala dapat dinilai dari angka 0-10, dengan derajat 0 adalah tidak sakit kepala dan 10 adalah sakit kepala yang sangat berat. Semakin tinggi skala nyeri, dapat menentukan beratnya keluhan sakit kepala.
  • Lokasi nyeri sakit kepala. Sakit kepala dapat menyerang seluruh kepala atau hanya sebagian kepala, contohnya adalah sakit kepala sebelah (migrain), sakit kepala pada rongga hidung dan wajah (sinusitis), sakit kepala pada daerah mata (klaster), serta tipe sakit kepala yang berdenyut (tension-type headache). Lokasi sakit kepala juga kadang tidak dapat ditentukan, namun keluhan yang muncul adalah keluhan sakit kepala berputar (vertigo).
  • Sakit kepala juga biasanya memiliki keluhan lain seperti mual-muntah, penglihatan menjadi berbayang, demam tinggi, kelainan pada telinga, dan keluhan lainnya. Sakit kepala yang memiliki keluhan pendamping yang dominan biasanya berhubungan dengan penyakit sistemik. Penyakit sistemik yang paling sering menyertai adalah hipertensi, kelainan sistem saraf, kelainan penglihatan, kelainan telinga atau penyakit lainnya.
  • Perlu juga diketahui adakah faktor pemicu sakit kepala. Sakit kepala terkadang dapat disebabkan oleh adanya faktor pencetus, mulai dari psikologis (stres, depresi), lingkungan (bau, asap rokok), makanan (MSG, kopi), hormonal (menstruasi), obat-obatan, serta gaya hidup (terlambat makan, kurang istirahat, aktivitas di depan komputer terlalu lama).

Setelah kita dapat mendefinisikan keluhan sakit kepala, maka dengan sangat sederhana kita dapat menentukan berat ringannya keluhan. Tujuan terapi sakit kepala adalah untuk menghilangkan gejala atau nyeri pada saat serangan, serta mencegah agar tidak terjadi lagi keluhan sakit kepala yang dapat mengganggu aktivitas sehari hari.

Pada sakit kepala yang ringan, dapat digunakan obat sakit kepala bebas terbatas yang terdapat di apotek. Sedangkan untuk sakit kepala yang lebih berat, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter. 

0 Komentar

Belum ada komentar