Sukses

Sulit Menerima Pelajaran, Efek Negatif Lain Obesitas pada Anak

Anak terdapat penurunan prestasi dalam pelajarannya? Cermati nutrisi yang diasupnya. Pastikan terbebas dari efek negatif dari kegemukan. Berikut penjelasan selengkapnya.

KlikDokter.com - Dengan semakin banyaknya orang-orang dewasa yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas, jumlah anak-anak yang mengalami obesitas juga mengalami peningkatan. Di Amerika Serikat khususnya, persentase anak penderita obesitas bahkan mencapai hingga sekitar 33%. Fakta ini seharusnya menjadi perhatian bagi para orangtua di Indonesia, untuk sebisa mungkin  mencegah terjadinya kondisi obesitas pada anak-anak mereka. Sebab, terdapat penelitian terbaru yang memperoleh kemungkinan hubungan antara obesitas dan kemampuan anak untuk belajar, sehingga berkaitan dengan pencapaian prestasi akademis yang lebih rendah.

Menurut data Center for Disease Control and Prevention (CDC) obesitas dan kelebihan berat badan telah menjadi epidemi dengan mengenai lebih dari sepertiga anak-anak berusia 2 hingga 19 tahun. Kebiasaan makan lebih banyak makanan yang tidak sehat, berkurangnya aktivitas fisik di rumah dan sekolah sangat berkaitan dengan peningkatan kejadiannya. Obesitas sudah lama diketahui berkaitan dengan efek buruk terhadap kesehatan tubuh dan berbagai organ-organ penting. Peningkatan risiko penyakit jantung, tekanan darah tinggi, meningkatnya kolesterol, risiko diabetes, masalah tulang dan sendi, stroke, dan lain-lain.

Hal yang juga mengkhawatirkan, baru-baru ini ditemukan kemungkinan hubungan antara rendahnya performa kognitif anak dengan obesitas. Penjelasan selengkapnya pada halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Sulit Menerima Pelajaran, Efek Negatif Lain Obesitas pada Anak

Lifebuoy Clini Shield

Hal yang juga mengkhawatirkan, baru-baru ini ditemukan kemungkinan hubungan antara rendahnya performa kognitif anak dengan obesitas. Dalam penelitian terhadap lebih dari 12.000 anak oleh Tobin di tahun 2013 ditemukan bahwa mereka yang sering mengonsumsi makanan cepat saji sangat berkaitan dengan nilai matematika dan bahasa yang rendah. Penelitian lain mendapatkan bahwa anak-anak dengan obesitas memiliki pencapaian akademik yang lebih rendah dibandingkan anak-anak dengan berat badan normal.

Pada studi terhadap 7000 anak kelas tiga, yang dilacak kembali riwayat pendidikannya sejak taman kanak-kanak, diperoleh data bahwa anak-anak yang obesitas lebih mungkin mengalami tidak naik kelas dibandingkan teman-teman mereka yang memiliki berat badan sesuai. Selain itu, penelitian lain menyebutkan bahwa efek obesitas kemungkinan akan mempengaruhi hingga masa depan sang anak.

Tentunya akan sangat disayangkan bila anak mengalami kesulitan untuk menyerap berbagai ilmu pengetahuan, karena pada masa-masa tersebutlah anak dipersiapkan untuk menjadi orang dewasa yang sukses, mandiri, dan berguna bagi bangsa dan negaranya.

Dengan berbagai efek negatif yang berkaitan dengan obesitas, maka sudah sepatutnya semua orangtua berusaha menjauhkan anak-anaknya dari kondisi tersebut. Hindarilah makan-makanan dengan porsi yang berlebihan, dan sebisa mungkin selalu mengupayakan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dengan gizi yang seimbang (terutama yang dimasak sendiri). 

0 Komentar

Belum ada komentar