Sukses

Fakta Tentang Heartburn

Pernah terasa ada sensasi panas atau dada terbakar? Bukan santet, bukan sihir, dalam medis kondisi tersebut dikenal dengan kondisi heartburn. Berikut penjelasan selengkapnya di sini bersama dr. Mega Putri.

KlikDokter.com - Heartburn adalah istilah yang menggambarkan sensasi terbakar yang dimulai dari bagian tengah dada dan bergerak naik ke tenggorok, akibat asam lambung yang naik ke tenggorok. Sensasi terbakar terjadi ketika beberapa isi lambung mendorong ke kerongkongan. Hal ini disebut refluks, dan hal itu menyebabkan iritasi dan rasa sakit yang dialami sebagai heartburn. Kadang-kadang heartburn disebut regurgitasi asam, asam refluks, atau pyrosis.

Berikut penjelasan fakta tentang heartburn yang baik untuk diketahui.

  1. Peppermint dapat memicu heartburn

Banyak yang mengira bahwa mengonsumsi peppermint dapat mendinginkan atau menenangkan nyeri pada bagian perut atau lambung. Hal tersebut ternyata salah, ternyata peppermint harus dihindari jika Anda memiliki gejala heartburn. Peppermint dapat melemaskan otot-otot pada lambung. Dimana hal tersebut bisa menjadi masalah karena dapat melemaskan sfingter esofagus bagian bawah (Lower Esophageal sphincter, LES). Sfingter tersebut merupakan otot yang memisahkan lambung dari kerongkongan. Jika sfingter tersebut melemah, maka asam lambung dapat meresap atau naik sampai ke kerongkongan sehingga menyebabkan heartburn.

  1. Hiatus hernia adalah penyebab tersering dari heartburn

Hiatus hernia adalah suatu kondisi dimana lambung masuk keatas diafragma. Diafragma adalah dinding otot yang memisahkan daerah dada dengan daerah perut. Jika otot diafragma menjadi lemah, bagian dari lambung dan bagian dari kerongkongan yang menghubungkan ke perut dapat naik ke daerah dada. Hal tersebut dapat mengakibatkan heartburn.

  1. Perokok pasif dapat terkena heartburn

Selain perokok aktif, perokok pasif juga bisa terkena heartburn jika menghisap asap rokok. Menghirup asap tembakau yang berasal dari rokok yang dihisap sendiri ataupun dari asap rokok orang lain dapat menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah (Lower Esophageal sphincter, LES) menjadi melemah. Anak-anak yang menjadi perokok pasif juga sangat membahayakan, karena heartburn bisa juga terkena pada anak-anak. Pada anak-anak muda, heartburn dapat berkontribusi untuk masalah kesehatan lainnya termasuk kolik.

  1. Cara tidur dapat mempengaruhi heartburn

Dengan menaikan posisi kepala saat tidur dapat mengurangi gejala heartburn pada malam hari. Caranya adalah dengan menaikan posisi kepala sebanyak 6 sampai 8  inchi dengan menggunakan blok kayu atau benda lain di kepala saat tidur.

Selain itu, sebaiknya jangan makan setidaknya tiga jam sebelum tidur. Karena jika tertidur dalam keadaan lambung penuh, gejala terjadinya heartburn akan mungkin terjadi, jadi sebaiknya makan malam dilakukan sekitar 3 jam sebelum tidur. Heartburn bukan penyebab utama ulkus lambung

Berikut fakta lainnya yang perlu Anda ketahui soal hearburn. Selengkapnya di halaman selanjutnya.

1 dari 2 halaman

Fakta Tentang Heartburn

Promag Ahlinya Lambung

  1. Heartburn bukan menjadi gejala utama dari ulkus lambung

Heartburn bisa menjadi salah satu gejala dari ulkus atau luka lambung, tapi hal tersebut jarang menjadi penyebab utama dari ulkus lambung. Penyebab paling umum dari ulkus lambung adalah infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori. Penyebaran dari bakteri  Helicobacter pylori ini sering disebarkan dari makanan atau air yang terkontaminasi. Penyebab paling umum kedua dari ulkus lambung adalah penggunaan berat dari obat yang golongan  NSAID (Non Steroid Ani Inflamatory Drugs), seperti ibuprofen dan naproxen. Di sisi lain, makanan pedas dan stres dapat menyebabkan heartburn, tapi tidak menyebabkan ulkus lambung.

  1. Terdapat beberapa obat yang mengakibatkan Heartburn

Heartburn bisa disebabkan oleh karena efek samping dari banyak jenis obat yang dikonsumsi. Yaitu termasuk obat-obatan asma, calcium channel blockers (obat untuk tekanan darah tinggi), antihistamin, obat penenang, dan antidepresan. Sildenafil, obat disfungsi ereksi, adalah penyebab lain dari heartburn. Jika Anda minum obat untuk kondisi apapun dan terjadi gejala heartburn, silakan konsultasikan kembali diri Anda ke dokter untuk memberikan solusi yang tepat.

  1. Melonggarkan ikat pinggang dapat membantu mengatasi heartburn

Pakaian yang ketat dapat menyebabkan heartburn bukanlah mitos semata. Kenyataannya, apa pun yang mengencangkan atau mengetatkan bagian perut dapat memaksa asam lambung keluar dari lambung dan naik ke kerongkongan. Dalam hal ini termasuk ikat pinggang yang ketat dan pakaian lainnya seperti celana highwaist yang dapat mengencangkan bagian perut. Mengenakan pakaian longgar dapat membantu menjaga asam lambung tetap berada pada tempatnya yaitu di lambung.

  1. Gejala heartburn bisa menyerupai gejala serangan jantung

Heartburn dapat menyebabkan nyeri dada seperti serangan jantung. Jika terjadi gejala heartburn bersama dengan mual, berkeringat, kelemahan, atau kesulitan bernapas, jangan menganggap hal tersebut hanyalah heartburn. Segera cari bantuan medis jika gejala heartburn yang dialami ditambah dengan gejala seperti nyeri dada kiri, dada kiri terasa seperti diremas-remas atau nyeri dada kiri sampai tembus ke bahu kiri, lengan, atau punggung. Heartburn yang terjadi sesekali adalah hal yang umum. Namun, jika gejala heartburn terjadi dua kali dalam seminggu atau lebih sebaiknya konsultasikan diri ke dokter guna mendapatkan diagnosis yang tepat.

0 Komentar

Belum ada komentar